Rabu, 21 November 2018

Di Depan Edy Rahmayadi, PSMS Medan Dipermalukan PSIS 2-3

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PSMS Medan. (liga-indonesia.id)

    PSMS Medan. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Medan - PSMS Medan memulai paruh kedua Liga 1 dengan buruk. Bermain di depan Gubernur Sumatera Utara yang baru, Edy Rahmayadi, PSMS dipermalukan tim tamu PSIS Semarang 2-3 dalam laga di Stadion Teladan Medan pada Rabu, 12 September 2018.

    Baca: Prediksi Perseru Vs PSMS Medan dalam Lanjutan Liga 1 Ahad Ini

    Tertinggal dua gol lebih dulu, PSMS sempat menyamakan kedudukan melalui brace Shohei Matsunaga. Namun di detik-detik akhir, Hari Nur Yulianto berhasil memastikan kemenangan pasukan Mahesar Jenar.

    Tuan rumah PSMS langsung mengambil inisiatif serangan begitu laga dimulai. Peluang emas pun langsung didapat PSMS di menit ke 3. Tendangan penjuru Gustu Sandria berhasil ditanduk Muhammad Roby. Sayangnya sundulan Roby mengenai tiang gawang.

    Empat menit kemudian, justru tim tamu PSIS yang berhasil unggul lebih dulu. Berawal dari serangan balik, Bruno Silva masuk ke kotak pinalti dan melakukan tendangan mendatar. Tendangan Bruno ditepis kiper PSMS, namun bola muntah dicocor Bayu Nugroho ke dalam gawang untuk membawa PSIS unggul satu bola.

    PSMS mencoba menaikkan tensi permainan. Namun rapatnya lini bawah PSIS membuat tidak ada peluang matang yang dapat dihasilkan PSMS hingga menit ke-25.

    Baru pada menit ke-27, PSMS kembali mendapat peluang. Tendangan bebas Shohei Matsunaga dari jarak sekitar 30 meter tepat mengarah ke gawang PSIS. Namun Joko Ribowo yang mengawal gawang PSIS masih bisa menahannya.

    Peluang lain juga didapat PSMS melalui Felipe dan Rahmat. Namun lemahnya penyelesaian akhir ditambah kecemerlangan kiper PSIS membuat usaha menyamakan kedudukan terus buyar.

    Tim tamu lebih banyak menunggu di garis pertahanan sendiri dan mencoba melakukan serangan balik. Meski sesekali, namun serangan PSIS mampu merepotkan Reinaldo Lobo dan kolega.

    Salah satunya, serangan menjelang waktu normal babak pertama berakhir. Dua pemain PSIS, Bayu Nugroho dan Bruno Silva, lolos dan berhadapan langsung dengan dua pemain belakang PSMS.

    Namun Bayu gagal mengirim umpan kepada Bruno yang telah berdiri bebas di depan gawang PSMS sehingga membuyarkan peluang tim tamu. Keunggulan satu gol anak-anak Semarang pun mengantar kedua tim memasuki ruang ganti.

    Di babak kedua, tensi pertandingan tidak jauh berubah. PSMS yang mencoba menyeimbangkan kedudukan mencoba terus menekan. Sedangkan tim tamu PSIS terus merapatkan organisasi pertahanannya. Akibatnya, kedua tim kesulitan mendapat peluang emas.

    Pada 15 menit terakhi pertandingan berjalan lebih seru. PSIS yang hanya mengandalkan dua pemain bisa mengacak-acak pertahanan PSMS. Bruno Silva berhasil lolos dan memberikan umpan lob kepada Ibrahim Conteh di dalam kotak penalti.

    Kiper PSMS Abdul Rohim mencoba maju untuk menutup ruang gerak Conteh. Namun dengan cerdik pemain asal Sierra Leone  mengangkat bola melewati kepala Rohim yang selanjutnya diteruskan ke dalam gawang oleh Bruno yang berlari dari belakang. Skor berubah menjadi 2-0 bagi anak-anak Semarang.

    Ketika pertandingan seperti sudah berakhir unntuk kemenangan Semarang, PSMS justru mengejutkan. Pemain asal Jepang, Shohei Matsunaga yang sepanjang 80 menit awal nyaris tidak terlihat, menjadi komando kebangkitan pasukan Ayam Kinantan.

    Berawal dari tendangan bebas di luar garis kotak penalti di menit 81. Tendangan bebas Shohei meluncur keras dan melengkung ke pojok kiri atas gawang PSIS. Joko Ribowo pun hanya bisa terperangah melihat bola meluncur ke dalam jaring gawang.

    Berselang 4 menit kemudian, Shohei kembali mencetak gol untuk membawa PSMS menyamakan kedudukan. Lewat sebuah tendangan penalti, Shohei mampu memberikan asa kemenangan bagi ribuan pendukung setia PSMS yang hadir. Hadiah penalti sendiri diberikan wasit setelah Ibrahim Conteh kedapatan handball di kotak terlarang.

    Namun drama rupanya belum berakhir. Hanya satu menit sebelum laga usai atau di menit 90+3, Hari Nur Yulianto berhasil menghempaskan bola ke dalam gawang PSMS.

    Gol kapten PSIS tersebut menjadi akhir cerita pertandingan. Sebab wasit meniupkan peluit akhir laga beberapa saat setalah Hari Nur mencetak gol. PSIS Semarang berhasil mencuri poin penuh di Medan dan makin membuat PSMS terbenam di dasar klasemen.

    Susunan pemain :
    PSMS Medan (3-4-2-1) : Abdul Rohim (GK); Alexandros Tanidis, Muhammad Roby, Reinaldo Lobo; Frediyan Wahyu, Legimin Rahardjo (C), Rahmat Hidayat, Gusti Sandria; Shohei Matsunaga, Frets Butuan; Felipe Dos Santos.
    Cadangan : Dhika Bhayangkara (GK), Danie, Abdul Aziz, Donni, Erwin Syahputra, Muhammad Alwi, Antoni Putro Nugroho

    PSIS Semarang (4-3-3) : Joko Ribowo (GK); Gilang Ginarsa, Haudi Abdillah, Fauzan Fajri, Muhammad Rio Saputro; Bayu Nugroho, Ibrahim Conteh, Muhammad Yunus; Hari Nur Yulianto (C) , Komarudin, Bruno Silva,
    Cadangan : Jandia Eka Putra (GK), Gustur Cahyo, Melcior Leideker Majefat, Nerius Alom, Muhammad Wahyu, Aldaier Makatindu.

    IIL ASKAR MONDZA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.