Kata Sutan Zico Setelah Timnas U-16 Disingkirkan Australia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-16. Antara

    Timnas U-16. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Timnas U-16 Indonesia Sutan Diego Zico mengatakan, pergantian dua pemain serentak yang dilakukan Australia di babak kedua laga perempat final Piala Asian atau Piala AFC U-16 mengubah permainan tim Negeri Kanguru tersebut.

    Serangan Australia kemudian menjadi lebih tajam setelah Tristan Hammond dan Joshua Varga masuk secara bersamaan di menit ke-62. Ujungnya, Indonesia harus bertekuk lutut dengan skor 2-3.

    Baca: Kompetisi Liga 1 Kembali Bergulir pada 5 Oktober 2018

    "Masuknya mereka berdua membuat daya dobrak Australia menjadi lebih bagus," ujar Sutan Zico usai bertanding menghadapi Australia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin.

    Indonesia dan Australia bermain imbang 1-1 sampai menit ke-62 paruh kedua laga sampai pergantian pemain dilakukan. Zico sendiri membuka gol di laga itu pada menit ke-17 sebelum disamakan oleh Australia melalui tandukan bek Daniel Walsh di menit ke-51.

    Melihat skor imbang, di menit ke-62, pelatih Australia Trevor Morgan memasukkan penyerang Joshua Varga menggantikan bek Jordan Bos dan memainkan Tristan Hammond, penyerang yang berlaga untuk tim muda klub Liga Portugal Sporting Lisbon, mengisi tempat penyerang lainnya Joseph Roddy.

    Hasilnya, tiga menit setelah pertukaran itu, Australia mencetak dua gol tambahan melalui kaki Adam Leombruno (65') dan Noah Botic (74').

    Baca: Sutan Zico Usai Piala AFC: Pemulihan Cedera, Tampil di Liga U-16

    "Kami memang sedih dengan kekalahan ini, tetapi inilah hidup. Kadang di atas, kadang di bawah. Kadang menang, kadang kalah. Kami harus menjalani semuanya," tutur Zico, yang mengakui suasana ruang ganti pemain Indonesia dipenuhi kesedihan karena kalah dari Australia.

    Timnas U-16 Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia U-17 tahun 2019, sebagai empat tim terbaik Asia, setelah kalah 2-3 dari Australia di babak perempat final. Indonesia juga gagal mengulang prestasi terbaik di ajang Piala Asia U-16, yakni merebut peringkat keempat pada edisi tahun 1990.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.