Selasa, 16 Oktober 2018

Liverpool vs Man City 0-0, Kenapa Mahrez Ambil Tendangan Penalti?

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester City, Riyad Mahrez, melakukan tendangan ke gawang Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 7 Oktober 2018. Liverpool bermain imbang 0-0 dengan Manchester City. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Gelandang Manchester City, Riyad Mahrez, melakukan tendangan ke gawang Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 7 Oktober 2018. Liverpool bermain imbang 0-0 dengan Manchester City. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Inggris Liverpool vs Manchester City berakhir imbang 0-0. Penyerang Riyadh Mahrez gagal mengeksekusi penalti untuk skuad asuhan Pep Guardiola di menit-menit akhir pertandingan. '

    Manchester City mendapatkan hadiah penalti setelah bek Liverpool, Virgil van Dijk, melakukan pelanggaran terhadap pemain sayap Manchester City, Leroy Sane, lima menit sebelum laga berakhir.

    Riyad Mahrez yang maju sebagai algojo gagal melakukan tugasnya dengan sempurna. Bola sepakannya melambung tinggi ke atas mistar gawang Alisson Becker.

    Keputusan memberikan Mahrez tugas sebagai algojo tendangan penalti itu patut dipertanyakan. Pasalnya, data statistik menunjukkan bahwa dia memiliki catatan yang buruk. Dia disebut hanya tiga kali sukses mencetak gol dari titik putih dalam delapan percobaan terakhirnya di Liga Inggris.

    Selama ini, algojo utama Manchester City dalam urusan tendangan penalti adalah Sergio Agueiro. Sayangnya, saat tendangan penalti itu terjadi Aguero telah ditarik keluar dan digantikan oleh Gabriel Jesus.

    Bek Manchester City, John Stones, menyebutkan bahwa ada kebingungan siapa yang harus mengambil tendangan penalti setelah Aguero keluar. Pasalnya tak ada hirarki soal siapa yang harus mengambil tendangan penalti setelah Aguero.

    Dia menyatakan bahwa keputusan tersebut tak diarahkan oleh Manajer Pep Guardiola, hanya berdasarkan diskusi para pemain di lapangan.

    Terpilihnya Mahrez sebagai algojo, menurut dia, karena eks pemain Leicester City itu telah berlatih mengambil tendangan penalti sepanjang pekan ini.

    "Itu merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk memenangkan laga ini. Saya tak memperharikan siapa yang akan mengambilnya," ujar Stones seperti dilansir laman Manchester Evening News.

    "Saya kira itu (keputusan soal siapa yang mengambil penalti) diputuskan diantara pemain saja dan seperti yang saya katakan, sepanjang pekan dia (Mahrez) mengeksekusi penalti dengan sangat baik pada sesi latihan dan dia memiliki keberanian untuk maju," ujar Stones

    Hasil imbang tersebut memang tak mempengaruhi posisi Manchester City dan Liverpool di klasemen Liga Inggris. Mereka tetap berada di puncak klasemen dengan raihan 20 angka. Namun raihan keduanya kini disamai oleh Chelsea yang pada laga lainnya menang 3-0 atas Southampton.

    MEN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    David Platt di FIFA 1993 hingga Cristiano Ronaldo di FIFA 19

    Inilah deretan cover permainan EA Sport FIFA 1993 yang bersampul David Platt hingga FIFA 19 yang dibungkus gambar Cristiano Ronaldo.