Timnas Indonesia Senior Pertahankan Gaya Bermain dari Luis Milla

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas Indonesia, Stefano Lilipay, (dua dari kiri), berselebrasi usai mencetak gol pertama ke gawang Taiwan pada pertandingan Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi, Ahad, 12 Agustus 2018. Indonesia mengalahkan Taiwan 4-0. INASGOC/Ary Kristianto

    Pesepak bola Timnas Indonesia, Stefano Lilipay, (dua dari kiri), berselebrasi usai mencetak gol pertama ke gawang Taiwan pada pertandingan Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi, Ahad, 12 Agustus 2018. Indonesia mengalahkan Taiwan 4-0. INASGOC/Ary Kristianto

    TEMPO.CO, Cikarang - Pelatih sementara Timnas Indonesia senior, Bima Sakti, tampaknya tak ingin repot menerapkan skema permainan pada laga uji coba internasional. Bima menyatakan akan fokus mengoptimalkan transisi bermain kala melawan Hong Kong Selasa, 16 Oktober 2018, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

    Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Hong Kong

    Menurut pelatih berusia 42 tahun itu, transisi permainan dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya, menjadi materi yang selalu diberikan saat latihan. Bima menyatakan pemain yang sudah lebih awal bergabung sudah memahami metode yang diterapkan pelatih utama Luis Milla dari Spanyol. Namun, bagi pemain yang baru yang masuk Timnas, Bima  menilai mereka memerlukan adaptasi.

    Baca: Luis Milla Tak Jelas, Bima Sakti Siap Tangani Timnas Indonesia

    "Kami bukan mau bertahan. Kami mau ingatkan lagi bahwa transisi dari menyerang ke bertahan dan bertahan ke menyerang adalah kelebihan Timnas yang sudah dibangun sebelumnya," kata Bima di Hotel Grand Zuri, Cikarang, Bekasi, Senin, 15 Oktober 2018.

    Baca: Hadapi Timnas Indonesia, Hong Kong Incar Kemenangan

    Hingga saat ini belum ada kepastian apakah Pelatih Luis Milla akan melanjutkan kontraknya melatih Timnas Indonesia. Dalam tiga laga uji coba terakhir, para pemain berada di bawah arahan Bima Sakti. Kendati menjalani pertandingan tanpa Milla, Indonesia sukses meraih kemenangan.

    Turnamen Piala AFF akan digelar 8 November hingga 15 Desember 2018. Indonesia akan menghadapi Singapura di pertandingan pertama Piala AFF 2018 pada 9 November. Selain Singapura, Indonesia yang berada di Grup B bakal melawan Filipina, Thailand, dan Timor Leste.

    Lebih lanjut, Bima menyebut para pemain Hong Kong cukup unggul dari sisi postur tubuh yang lebih tinggi. Meski demikian, keunggulan itu tidak akan menjadi sorotan Bima. Ia ingin Irfan Jaya dan rekan-rekannya fokus pada strategi yang sudah disiapkan tim pelatih. "Kami memiliki banyak opsi (bermain) dan sudah dicoba," kata dia.

    Postur tubuh pemain Hong Kong menjadi perhatian pemain belakang Hansamu Yama juga. Ia mengatakan keunggulan itu harus diantisipasi bila lawan mendapatkan bola mati. "Materi pemainnya pun merata," ucap Hansamu.

    Baca: Timnas Indonesia vs Hong Kong, Bima Sebut Semua Pemain Penting

    Pelatih Hong Kong Gary White menyatakan mengetahui gaya bermain Indonesia. Ia sempat menyaksikan pertandingan Indonesia di perhelatan Asian Games 2018. Menurut dia, pertandingan pada Selasa besok akan berjalan ketat. Ia akan mewaspadai dua pemain depan Indonesia. "Kami menyambut dengan antusias pertandingan nanti," kata pelatih asal Inggris itu.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.