Diterpa Isu Pemecatan, Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, Santai

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Belanda, Denzel Dumfries, dan pemain Jerman, Leroy Sane, berebut bola dalam laga lanjutan Liga A Grup 1 UEFA Nations League 2018, di Johan Cruijff Arena, Belanda, Sabtu, 13 Oktober 2018. Tiga gol kemenangan Belanda tercipta oleh Virgil van Dijk, Memphis Depay, dan Georginio Wijnaldum. REUTERS/Piroschka Van de Wouw.

    Pemain timnas Belanda, Denzel Dumfries, dan pemain Jerman, Leroy Sane, berebut bola dalam laga lanjutan Liga A Grup 1 UEFA Nations League 2018, di Johan Cruijff Arena, Belanda, Sabtu, 13 Oktober 2018. Tiga gol kemenangan Belanda tercipta oleh Virgil van Dijk, Memphis Depay, dan Georginio Wijnaldum. REUTERS/Piroschka Van de Wouw.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, menanggapi santai kabar pemecatan dirinya oleh asosiasi sepak bola Jerman, DFB. Dia sangat percaya diri akan bisa melewati badai yang saat ini sedang menerpanya dan Timnas Jerman.

    Dalam wawancara dengan radio Jerman, ARD Radio, Low mengatakan bahwa dirinya tak terganggu dengan rumor-rumor yang beredar saat ini. Dia juga menyatakan bahwa dirinya pernah menjawab kritikan yang ditujukan kepadanya.

    "Ya, tentu saja ada sangat banyak kritikan (kepada saya dan Timnas Jerman). Saya mendengarnya sebagai pelatih. Saya bisa menghadapi hal itu dengan baik, saya bisa bertahan," ujarnya.

    Kritikan tajam kepada Low memang bermunculan pasca mereka kalah dari Belanda 0-3 pada ajang UEFA Nations League akhir pekan kemarin. Sebelumnya, Jerman juga hanya bermain imbang dengan Prancis di ajang yang sama.

    Rentetan hasil buruk yang diraih Jerman itu membuat kabar pemecatan Low menyeruak. Dia dikabarkan akan dipecat asosiasi sepak bola Jerman, DFB, jika kembali meraih hasil buruk melawan Prancis di ajang yang sama Rabu dini hari nanti.

    Low pun mengatakan bahwa dirinya tak tertarik menanggapi rumor tersebut. Dia tampak sangat yakin bisa kembali mengangkat performa Jerman.

    "Saya sungguh tak tertarik dengan pemikiran seperti itu (pemecatan). Terlebih setelah laga seperti itu (melawan Belanda). Saya telah berada di bisnis ini cukup lama dan saya juga beberapa kali mampu bertahan dari kondisi seperti ini. Saya bisa mengatasi masalah ini sebagai pelatih," ujarnya.

    "Kami memiliki hubungan yang terbuka dengan DFB. Jika ada solusi lain di titik tertentu, maka kami akan membicarakannya di waktu yang tepat. Tetapi momen itu jelas bukan saat ini," lanjutnya.

    Laga UEFA Nations League antara Prancis vs Jerman sendiri akan berlangsung pada Rabu dini hari pukul 01.45 WIB.

    BFW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.