Jumat, 14 Desember 2018

Bhayangkara FC Ambisi Geser Persib Bandung

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bhayangkara FC. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

    Bhayangkara FC. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

    TEMPO.CO, Bekasi - Bhayangkara FC sukses menundukkan tuan rumah Madura United dengan skor 1-2 pada  pekan ke-30 pada Sabtu lalu di Stadion Gelora Bangkalan. Hasil ini membuat klub berjuluk The Guardian tersebut terus bersaing di papan atas klasemen sementara, dan berambisi menggeser Persib Bandung di peringkat ketiga.

    "Semoga di sisa pertandingan selalu dapat hasil positif," kata Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, kepada Tempo, Ahad, 11 November 2018.

    Bhayangkara FC kini berada di peringkat ke-4 dengan poin 46. Skuad asuhan Simon McMenemy ini menargetkan bisa menggeser Persib Bandung di posisi ketiga yang mengumpulkan 49 poin, sama seperti Persija di peringkat ke-2. Sampai di pekan ke-30 ini, setidaknya tim yang berada di lima besar masih mempunyai peluang menjadi juara.

    Bhayangkara FC bisa berada di peringkat tiga dengan catatan meraih hasil positif pada dua laga berikutnya melawan Persipura (kandang) dan melawan Persebaya (tandang). Sebab, jika poin sama, yang masih berhak di peringkat ketiga adalah Persib karena mempunyai selisih gol lebih banyak.

    Sedangkan Persib harus meraih hasil maksimmal pada dua laga melawan PSMS Medan (kandang) dan PSIS Semarang (tandang). "Fokusnya mempersiapkan dengan baik menghadapi pertandingan setiap pekan," kata Sumardji.

    Manajer Bhayangkara ini mengatakan, agar timnya tampil maksimal setiap laga Liga 1, manajemen memberikan iming-iming bonus kepada Jajang Mulyanada dan kawan-kawan, serta pemain wajib menjaga kebugaran. "Karena sisa laga adalah final dan hasil positif selalu ada nilai bonusnya," ujar perwira menengah di Kepolisian RI ini.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....