Minggu, 22 September 2019

Jerman Terancam Terdegradasi di UEFA Nations League, Low Pasrah

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Jerman, Mark, tertunduk di tengah lapangan saat cedera dalam laga lanjutan Liga A Grup 1 UEFA Nations League 2018 melawan Belanda, di Johan Cruijff Arena, Belanda, Sabtu, 13 Oktober 2018. Kekalahan ini membuat Jerman makin terpuruk di posisi juru kunci dengan mengoleksi satu poin.  REUTERS/Piroschka Van de Wouw.

    Pemain timnas Jerman, Mark, tertunduk di tengah lapangan saat cedera dalam laga lanjutan Liga A Grup 1 UEFA Nations League 2018 melawan Belanda, di Johan Cruijff Arena, Belanda, Sabtu, 13 Oktober 2018. Kekalahan ini membuat Jerman makin terpuruk di posisi juru kunci dengan mengoleksi satu poin. REUTERS/Piroschka Van de Wouw.

    TEMPO.CO, Jakarta - Jerman akan menghadapi laga hidup mati di ajang UEFA Nations League pekan ini. Skuad Panser harus menang saat menghadapi Belanda pekan depan.

    Jerman saat ini berada di dasar klasemen Grup A1. Thomas Mueller cs baru mengumpulkan 1 angka dari 3 laga. Jerman keok dari Prancis dan Belanda serta bermain imbang dengan Prancis pada putaran kedua. Prancis berada di puncak klasemen dengan 7 angka dan Belanda di posisi kedua dengan 3 angka.

    Dengan posisi seperti itu, Jerman terancam tersingkir ke Grup B pada ajang UEFA Nations League berikutnya. Nasib mereka juga akan ditentukan oleh laga Belanda kontra Prancis akhir pekan ini. Jika Belanda mengalahkan Prancis maka dipastikan Jerman terdegradasi.

    Pelatih Jerman, Joachim Low, pasrah terhadap nasib timnya di UEFA Nations League. Dia mengaku tak mempermasalahkan jika Jerman terdegradasi ke Grup B musim selanjutnya. Dia menyatakan hanya fokus pada kualifikasi Piala Eropa 2020 tahun depan.

    "Bertahan di (Liga A) Nations League berada di luar jangkauan kami. Kami harus menunggu dan melihat bagaimana Belanda akan bermain melawan Prancis," ungkap Low seperti dilansir laman fourfourtwo.

    "Hal terpenting bagi saya adalah kualifikasi (Euro 2020) tahun depan. Tahun depan sangat penting bagi saya untuk menentukan barisan pemain yang tepat, pemain harus terbiasa dengan satu sama lain dan bermain lebih aman."

    Low mengakui Jerman belum mampu bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya sejak terpuruk di Piala Dunia 2018. Merujuk pada dua laga melawan Prancis di UEFA Nations League dan Rusia saat uji coba internasional, menurut dia Jerman tampil belum stabil.

    Meskipun demikian, dia yakin Jerman akan mencapai puncak permainannya di saat yang tepat.

    "Tentu saja kami sedang dalam periode yang tidak stabil. Pertandingan melawan Prancis menunjukkan bahwa kami bisa mengimbangi mereka, namun hasil melawan Rusia tak terlalu relevan."

    "Bagi saya, ini adalah soal pelajaran yang kami dapatkan dari pertandingan tertentu dan apa yang akan kami sadari," ujar Low.

    Laga penentuan nasib Jerman di UEFA Nations League antara Belanda vs Prancis akan tersaji pada Sabtu dini hari. Sementara laga Jerman vs Belanda akan berlangsung pada Selasa pekan depan.

    FFT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe