Demi Kylian Mbappe, Real Madrid Rela Luka Modric ke Inter Milan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi gelandang Real Madrid, Luka Modric, setelah pemain Levante mencetak gol kedua dalam pertandingan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, 20 Oktober 2018. Levante berhasil kalahkan Real Madrid 2-1. REUTERS/Susana Vera

    Ekspresi gelandang Real Madrid, Luka Modric, setelah pemain Levante mencetak gol kedua dalam pertandingan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, 20 Oktober 2018. Levante berhasil kalahkan Real Madrid 2-1. REUTERS/Susana Vera

    TEMPO.CO, JakartaReal Madrid diprediksi akan merelakan Luka Modric hengkang ke Inter Milan. Hal itu karena mereka membutuhkan dana untuk memboyong Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain.

    Media Italia, Il Corriere dello Sport, menuliskan bahwa tanda-tanda bahwa Real Madrid siap melepas Modric cukup jelas. Pasalnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda mereka akan menyodorkan kontrak anyar kepada Modric.

    Kontrak si pemain tinggal tersisa dua tahun lagi. Artinya, Inter Milan bisa mulai mendekati Modric secara resmi pada Januari 2020 mendatang.

    Namun Real Madrid diprediksi akan melepasnya pada bursa transfer Januari 2019 atau musim panas tahun depan. Jika menjualnya pada dua kesempatan itu, Real Madrid masih mungkin dapat mengantongi dana besar dari penjualan si pemain.

    Dana tersebut, menurut laporan yang sama, akan digunakan Real Madrid untuk memboyong Mbappe dari PSG. Hingga saat ini, Real Madrid masih belum menutup hasratnya untuk memboyong pemain berusia 19 tahun itu.

    Real Madrid memproyeksikan Mbappe untuk menjadi pengganti Cristiano Ronaldo yang pada awal musim ini hengkang ke Juventus. Meskipun sudah memiliki penyerang muda asal Brasil, Vinicius Jr, Real Madrid masih menginginkan pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 tersebut.

    Apalagi, peluang mereka mendapatkan Mbappe terbuka lebar setelah Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) dikabarkan membuka kembali investigasi soal dugaan pelanggaran aturan Financial Fair Play yang dilakukan PSG.

    Klub kaya asal Paris itu diduga melakukan pelanggaran setelah memboyong pemain-pemain mahal dalam beberapa musim terakhir. Selain Kylian Mbappe yang diboyong dari AS Monaco dengan mahar 180 juta euro, PSG juga membeli Neymar Jr dari Barcelona dengan mahar 222 juta euro. Jika terbukti bersalah, bukan tak mungkin PSG akan diperintahkan menjual salah satu dari kedua pemainnya itu dengan harga yang sama.

    SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.