Kalahkan Bali United, Pelatih PSM Makassar: Kami Sangat Bahagia

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSM Makassar, Willem Jan Pluim (kanan), berusaha melewati dua pesepak bola Persib Bandung, Supardi (tengah) dan Patrich Wanggai (kiri), dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 24 Oktober 2018. Tuan rumah PSM Makassar menang 1-0. ANTARA/Yusran Uccang

    Pemain PSM Makassar, Willem Jan Pluim (kanan), berusaha melewati dua pesepak bola Persib Bandung, Supardi (tengah) dan Patrich Wanggai (kiri), dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 24 Oktober 2018. Tuan rumah PSM Makassar menang 1-0. ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Jakarta - PSM Makassar kembali memimpin klasemen Liga 1 setelah mengalahkan  Bali United 4-0 di Stadion Mattoangin, Minggu sore 25 November 2018.

    Empat gol PSM dicetak Zulham Zamrun pada menit ke-10, Marc Klok (39), dan dua diborong penyerang Ferdinand Sinaga (menit 84 dan 90).

    Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, mengatakan anak asuhnya memang laik menang. Pasalnya, selama pertandingan mereka menunjukkan sikap spartan, termasuk kiper muda yang baru ditampilkan, Hilman. “Kita punya kiper yang bagus dan bertalenta,” ucap Robert usai laga.

    PSM kembali memimpin klasemen Liga 1 dengan menggeser Persija Jakarta. PSM  mengoleksi 57 poin dan Persija Jakarta urutan kedua dengan 56 poin.

    Robert mengatakan jika malam ini masyarakat Makassar sangat bahagia.  Penampilan cemerlang kiper Juku Eja tidak terlepas dari Herman Kadiaman,  pelatih kiper.

    Awalnya Robert mengaku sempat ragu wasit dipimpin Musthofa Umarella. Tapi, Musthofa tampil bagus. “Saya senang melihat wasit hari ini,” tutur Robert.

    Bek tengah PSM, Abdul Rahman, bersyukur karena timnya bisa mengamankan tiga poin di kandang sendiri. “Alhamdulillah kita tidak kebobolan, ini sekaligus menebus kesalahan saya yang kebobolan di laga sebelumnya,” katanya.

    Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro mengatakan strateginya gagal. Ia menuturkan pada babak pertama, mereka seharusnya bermain bertahan agar tak kebobolan, kemudian babak kedua tampil menyerang. “PSM tampil luar biasa. Kita menyerang tapi tetap saja kebobolan,” ucap Widodo.

    Keluarnya Nick Van der Velden juga membuat pemain PSM Willjan Pluim bebas mengatur ritme permainan. Padahal Nick mampu mengawal ketat gelandang PSM tersebut. “Cederanya Nick membuat Willjan agak bebas di tengah,” pelatih Bali United itu menambahkan.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?