Senin, 10 Desember 2018

Piala AFF: Suporter Timnas Indonesia Teriakkan, Edy Out

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter membentangkan poster dalam pertandingan lanjutan Piala AFF 2018 antara Indonesia melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 25 November 2018. Adapun Filipina minimal membutuhkan hasil seri untuk melaju ke semifinal. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Suporter membentangkan poster dalam pertandingan lanjutan Piala AFF 2018 antara Indonesia melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 25 November 2018. Adapun Filipina minimal membutuhkan hasil seri untuk melaju ke semifinal. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan pendukung tim nasional Indonesia atau Timnas Indonesia meneriakkan kata-kata Edy Out dalam pertandingan Piala AFF, Indonesia melawan Filipina, Ahad, 25 November 2018. Teriakan tersebut berasal dari sisi tribun selatan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Teriakan Edy Out merupakan desakan mundur yang ditujukan kepada Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia Edy Rahmayadi. Di media sosial, tuntutan agar Edy mundur dari jabatannya sudah muncul kala Indonesia menjamu Timor Leste. Saat itu Timnas menang 3-1.

    Tak hanya meneriaki kata-kata Edy Out, para suporter juga melontarkan kata-kata sindiran yang dinyanyikan, yaitu 'Wartawan Harus Baik'. Sindiran itu beberapa kali dilontarkan sesaat sebelum babak pertama selesai.

    Sebelumnya, Edy Rahmayadi mengatakan Timnas Indonesia bisa bermain bagus. Ia menyebut bila wartawannya baik, Timnas-nya juga baik. Hal itu ia lontarkan saat media minta tanggapannya mengenai kegagalan Indonesia melaju ke semifinal di Piala AFF Suzuki 2018.

    Sementara laga Timnas Indonesia melawan Filipina di babak pertama masih berjalan tanpa gol. Kedua tim sepanjang 45 menit pertama saling bergantian menekan. Indonesia kembali mengandalkan umpan-umpan silang dari sisi lapangan untuk membongkar pertahanan. Namun upaya itu belum membuahkan hasil.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.