PSSI Segera Evaluasi Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia. TEMPO/Subekti

    Timnas Indonesia. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan segera melakukan evaluasi mengenai penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF Suzuki 2018. Timnas Indonesia dipastikan gagal ke semifinal setelah hanya meraih satu kemenangan, satu kali imbang dan dua kekalahan. 

    Anggota Komite Eksekutif PSSI Gusti Randa mengatakan evaluasi akan segera dilakukan. Dia menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. 

    Soal posisi Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia, Gusti menyatakan juga akan dievaluasi. Namun evaluasi bukan berdasarkan kesukaan terhadap eks punggawa Timnas Indonesia itu atau tidak. 

    "Evaluasinya tentu tidak bisa karena like or dislike, tapi harus dari segala faktor," kata di Jakarta, Ahad, 25 November 2018. Gusti pun berharap publik bisa bersabar menunggu hasil evaluasi yang akan dilakukan federasi.

    Ihwal pergantian pelatih, Gusti memperkirakan, tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan. Ia menilai persoalan utama ialah bukan melakukan pergantian tapi justru mencari pelatih yang tepat untuk agenda tim nasional di 2019.

    Ke depan, Gusti berharap, pemilihan pelatih tidak dilakukan secara instan atau mendadak. Ia mengatakan masa jabatan pelatih tidak hanya terbatas pada satu turnamen atau beberapa bulan saja, tapi mesti berkesinambungan.

    "Kami dapat pelajaran penting dari Luis Milla," kata dia.

    Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti mengatakan siap mempertanggungjawabkan kinerjanya di Piala AFF 2018. Menurut dia, kegagalan Indonesia melaju ke semifinal dan memenuhi target juara merupakan tanggung jawabnya.

    "Ke depan terserah PSSI. Saya terima konsekuensinya," ucap Bima. Ihwal kontrak, Bima menyatakan, durasi kerjanya hanya sampai Piala AFF 2018.

    Timnas Indonesia gagal lolos dari babak penyisihan grup B Piala AFF setelah hanya meraih kemenangan dari Timor Leste. Pada laga lainnnya, Evan Dimas cs menerima kekalahan dari Singapura serta Thailand sementara satu laga lainnya melawan Filipina berakhir imbang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.