Senin, 10 Desember 2018

Seusai Juara Liga U-19, Pemain Muda Persib akan Direkrut Gomez

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persib Bandung U-19. (liga-indonesia.id)

    Persib Bandung U-19. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez berencana merekrut beberapa pemain Diklat Persib U-19, menuju tim senior. Hal itu, dilakukan Gomez guna mempersiapkan skuad berjulukan Maung Bandung yang akan bertanding di ajang Piala Indonesia.

    Torehan manis dicapai Persib U-19 yang baru saja meraih trofi juara Liga 1 U-19 seusai menekuk Persija U-19 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Senin, 26 November 2018, malam.

    "Ya saya lihat (ada potensi) karena kita pernah membawa dua-tiga pemain dan mungkin bisa saja mereka bisa main di Piala Indonesia. Mungkin beberapa pemain kita tarik dan untuk masa depan Persib," kata Gomez di Bandung, Selasa, 27 November 2018.

    Gomez senang dengan prestasi yang ditorehkan Beckham Putra dan kawan-kawan. Kemenangan Persib U-19 menjadi hal positif bagi perkembangan sepak bola di Bandung, khususnya untuk pembibitan pemain muda.

    "Iya Persib U-19 semuanya senang di sini di Bandung karena ini adalah kompetisi yang penting untuk Persib dan saya ucapkan selamat untuk para pemain, jajaran pelatih, dan semuanya. Ini adalah hal yang bagus untuk Persib Bandung," katanya.

    Gomez pun berpesan agar penggawa U-19 Persib harus terus berkembang dan bisa matang saat memasuki usia senior. Kancah sepak bola nasional menjadi semacam rimba raya bagi talenta muda, makanya persiapan mental dan skill yang mumpuni wajib dipupuk sejak usia dini.

    "Ini sangat penting karena pemain muda adalah masa depan, bukan hanya untuk Persib, tapi juga sepak bola kita. Mereka butuh tempat untuk latihan dan lainnya. Mereka butuh itu untuk tumbuh lebih baik," ucapnya.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.