Demi Penggemar Disabilitas, Manchester United Rombak Old Trafford

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United, Anthony Martial, melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Newcastle dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Inggris, Sabtu, 6 Oktober 2018. Manchester United kini menempati posisi kedelapan klasemen dengan nilai 13 dari 8 laga. REUTERS.

    Pemain Manchester United, Anthony Martial, melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Newcastle dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Inggris, Sabtu, 6 Oktober 2018. Manchester United kini menempati posisi kedelapan klasemen dengan nilai 13 dari 8 laga. REUTERS.

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester United menyiapkan dana miliaran rupiah untuk merombak total Stadion Old Trafford demi penggemar disabilitas yang ingin menyaksikan timnya berlaga.

    Langkah MU tersebut terpaksa dilakukan tim Setan Merah menyusul legal action oleh Kelompok Hak Asasi Manusia dan Kesetaraan pada Mei lalu.

    "Setelah digugat, United, saat ini, menyediakan tempat untuk 118 kursi roda dan 158 kursi untuk penggemar disabilitas di dalam stadion," tulis Daily Mail dalam laporannya, Rabu 28 November 2018.

    Direktur Utama United, Richard Arnold, dalam kesempatan bertemu dengan awak media mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan asosiasi penyandang cacat untuk menyediakan fasilitas bagi kaum disabilitas penggemar United. "Mereka mendapatkan akses ke dalam Stadion Old Trafford sejak 2017."

    Arnold menjelaskan, Manchester United pada prinsipnya sangat senang hati menerima masukan dari para penggemar atau pemegang kunci pemangku kepentingan demi kemajuan klub. Menurutnya, United ingin ada ruangan lebih luas untuk penggemar disabilitas dan lift khusus buat mereka. Seluruh fasilitas tersebut siap digunakan pada 2020-2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.