PSSI Perang Lawan Pengaturan Skor, Hidayat Mundur dari Exco

Logo PSSI. (pssi.org)

TEMPO.CO, Jakarta - Demi menjaga marwah dan kehormatan PSSI, anggota Komite Eksekutif (Exco), Hidayat, resmi mundur dari jabatannya. Pria asal Jawa Timur ini mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin, 3 Desember 2018, di Hotel Sultan, Jakarta.

Hidayat mengatakan bahwa pilihan ini adalah yang terbaik dan ia tidak ingin ada beban moral dalam dirinya maupun PSSI. Persoalan yang tengah menimpa dirinya saat ini sedang dalam penangangan Komite Disiplin PSSI.  Dengan mundurnya Hidayat, jumlah Exco PSSI menjadi 14 orang. 

"Saya menyatakan mengundurkan diri dari anggota Exco. Ini konsekuensi. Saya akan mundur jika dinyatakan bersalah oleh Komdis. Saya merenung setelah melihat proses, ada fakta yang saya pahami. Saya pikir, saya tidak perlu menunggu proses itu. Komdis biar berjalan, saya tinggalkan status saya sebagai anggota Exco, saya minta disidang sebagai Hidayat," kata Hidayat

"Kita semua menunggu hasil Komdis. Kami minta Komdis menyidangkan secara adil. Supaya saya dapat proporsi yang seadil-adilnya supaya masyarakat tahu posisi kebenaran yang saya lakukan, dan posisi yang tidak patut saya lakukan. Apapun hasil Komdis, saya akan menerima. Namun demikian, meski saya bukan lagi sebagai anggota Exco, saya ingin memperbaiki sepak bola Indonesia," Hidayat menambahkan.

Saat ini, sebagaimana diberitakan di situs pssi.org, PSSI terus-menerus berperang melawan match fixing atau segala macam pengaturan skor dalam sebuah pertandingan. PSSI pun berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memberantas praktek-praktek semacam ini. 

PSSI.ORG






Seperti Liga 1, Liga 2 juga Dihentikan Sementara Usai Tragedi Kanjuruhan

1 jam lalu

Seperti Liga 1, Liga 2 juga Dihentikan Sementara Usai Tragedi Kanjuruhan

Sebelumnya hanya Liga 1 yang diberhentikan, tetapi Liga 2 akhirnya juga diputuskan dihentikan sementara, menyusul terjadinya Tragedi Kanjuruhan.


Wali Kota Gibran Ajak Suporter Persis Solo Belajar dari Tragedi Kanjuruhan

2 jam lalu

Wali Kota Gibran Ajak Suporter Persis Solo Belajar dari Tragedi Kanjuruhan

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berharap tragedi Kanjuruhan tidak terulang di kompetisi sepak bola Indonesia.


Mahfud Md Minta Polri Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan 2-3 Hari

2 jam lalu

Mahfud Md Minta Polri Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan 2-3 Hari

Pemerintah memberi santunan korban meninggal tragedi Kanjuruhan Rp 50 juta.


Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

3 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

Dedi berujar hingga sore ini, korban meninggal akibat tragedi Kanjuruhan berjumlah 125 orang.


PSSI Sebut Liga 1 dan Liga 2 Dihentikan, Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Tetap Digelar tapi Tertutup

4 jam lalu

PSSI Sebut Liga 1 dan Liga 2 Dihentikan, Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Tetap Digelar tapi Tertutup

PSSI saat ini terus berkomunikasi dengan FIFA setelah terjadinya Tragedi Kanjuruhan.


Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Desak Liga 1 hingga Liga 3 Dihentikan Sementara

4 jam lalu

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Desak Liga 1 hingga Liga 3 Dihentikan Sementara

Komisi X DPR meminta pemerintah untuk melakukan investigasi atas tragedi Kanjuruhan dan harus ada yang bertanggung jawab.


Tragedi Kanjuruhan: Presiden Arema FC Sebut Klub Siap Terima Sanksi dari PSSI

5 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Presiden Arema FC Sebut Klub Siap Terima Sanksi dari PSSI

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana menyatakan permohonan maaf dan siap menerima sanksi apa pun dari PSSI atas tragedi Kanjuruhan.


PSSI Umumkan Kualifikasi Piala Asia U-17 Tanpa Penonton, Netizen Ramai-ramai Tumpahkan Kekesalan

6 jam lalu

PSSI Umumkan Kualifikasi Piala Asia U-17 Tanpa Penonton, Netizen Ramai-ramai Tumpahkan Kekesalan

PSSI memastikan turnamen Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang tengah berlangsung di Indonesia akan tetap dilanjutkan tanpa penonton.


Pemerintah Tegaskan Fokus Utama Tangani Korban Tragedi Kanjuruhan

6 jam lalu

Pemerintah Tegaskan Fokus Utama Tangani Korban Tragedi Kanjuruhan

Sebanyak 125 orang meninggal dalam tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Liga 1.


Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI Tetap Ingin Gelar Kualifikasi Piala Asia U-17 2023

7 jam lalu

Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI Tetap Ingin Gelar Kualifikasi Piala Asia U-17 2023

Sekjen PSSI Yunus berharap gelaran Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 tetap berlanjut di Indonesia usai terjadinya tragedi Kanjuruhan