Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi: Tolong Jangan Lagi Dibully Saya

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wakil Ketua PSSI Joko Driyono memberikan keterangan pers mengenai penghentian sementara kompetisi Liga I di Jakarta, Selasa (25/9/2018). ANTARA FOTO/Reno Esnir

TEMPO.CO, Medan - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Edy Rahmayadi, mengakui jika kondisi persepakbolaan Indonesia masih jauh tertinggal dari negara lain. Hal ini dilihat dari beberapa aspek dalam sepak bola seperti jumlah pemain, pelatih, wasit hingga sarana infrastruktur stadion di Indonesia.

Baca: Edy Rahmyadi Ogah Mundur dari Posisi Ketua Umum PSSI

Edy mengungkapkan tertinggalnya sepak bola Indonesia telah dia sampaikan kepada Presiden semenjak awal dirinya menjadi Ketua PSSI. "Saya katakan kepada Presiden kalau kita belum memiliki pemain bola yang pas. Kuantitas saja masih kurang apalagi kualitas,” ujar Edy yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara dalam acara Silaturahmi Insan Pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara pada Rabu, 5 Desember 2018.

Edy memaparkan menurut data yang dimilikinya per tahun 2016, jumlah pesepakbola Indonesia hanya 67 ribu pemain dari total 250 juta jiwa penduduk. Jumlah ini masih terbilang minim jika dibandingkan dengan beberapa negara maju layaknya Belanda yang memiliki 1,2 juta pemain dari 16,7 juta penduduk, Spanyol 4,1 juta pemain dari 46,8 juta penduduk atau Jerman 6,3 juta dari 80,7 juta penduduk.

Baca: Renungan Soal Desakan Agar Edy Rahmayadi Mundur

Jumlah pemain sepakbola Indonesia juga masih kalah dengan negara-negara di Asia Tenggara. Seperti Thailand yang memiliki 1,3 juta pemain dari 64,6 penduduk. Bahkan jika dibandingkan dengan Singapura yang juga memiliki 67 ribu pemain sepakbola, secara persentase masih lebih tinggi sebab Singapura hanya mempunyai total 4,5 juta penduduk.

Dalam sisi persentase jumlah pelatih,  Indonesia pun kalah dari negara-negara tersebut. Spanyol memiliki 22 ribu pelatih, Jerman 28.668 pelatih, Thailand 1,1 ribu pelatih, Malaysia 1.810 pelatih atau Singapura 170 pelatih. Sedangkan Indonesia hanya memiliki 197 pelatih.

Begitu pun dalam aspek sarana dan prasarana, Indonesia masih sangat kurang stadion yang dinyatakan berstandar FIFA. Sebab menurut data 2016 yang menjadi acuannya tersebut, Indonesia hanya memiliki 2 stadion standar FIFA dan 23 lapangan. Berbeda jauh dengan Spanyol yang 109 stadionnya berstandar FIFA, Belanda sebanyak 45 stadion atau Jerman yang mempunyai 42 stadion berlisensi FIFA.

Di Asia Tenggara, Singapura bahkan sudah memiliki 21 stadion yang berstandar FIFA. "Termasuk Stadion Teladan yang kita bangga-banggakan itu, tidak masuk dalam lapangan yang layak pakai,” sambung Edy yang masih mengacu data di tahun 2016 tersebut.

Ihwal itu, sang mantan Pangkostrad berharap seluruh pihak untuk bekerja sama dalam memperbaiki sepakbola Indonesia, termasuk awak media. "Tolong jangan lagi di-bully lagi saya. Kalau mau beritakan,  beritakanlah ini," pinta Edy

Bahkan khusus di Sumatera Utara, lelaki kelahiran Sabang tersebut meminta memberikan dukungan kepada dirinya. "Janganlah kalian ikut-ikutan, tapi doakanlah kami. Kalau nggak kalian yang bela, terus siapa yang bela saya,” harap Edy Rahmayadi.

IIL ASKAR MONDZA






Liga 1 Dihentikan, Skuad Persib Bandung Tetap Berlatih

3 jam lalu

Liga 1 Dihentikan, Skuad Persib Bandung Tetap Berlatih

Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, memutuskan skuadnya tetap berlatih kendati PSSI menghentikan kompetisi Liga 1.


Jokowi Akan Audit Stadion untuk Liga Indonesia, Libatkan FIFA

4 jam lalu

Jokowi Akan Audit Stadion untuk Liga Indonesia, Libatkan FIFA

Presiden Jokowi meminta Kementerian PUPR untuk mengaudit seluruh stadion yang dipakai Liga Indonesia imbas tragedi Kanjuruhan.


Kata Ketua Umum PSSI Soal Banyak Pertandingan Besar Liga 1 Digelar Malam Hari

7 jam lalu

Kata Ketua Umum PSSI Soal Banyak Pertandingan Besar Liga 1 Digelar Malam Hari

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan salah alasan banyak pertandingan besar Liga 1 digelar malam hari adalah menyesuaikan jam siaran.


Eksklusif Tragedi Kanjuruhan, Ketum PSSI Akui Ada Masalah Siaran Televisi Dalam Penjadwalan Pertandingan

8 jam lalu

Eksklusif Tragedi Kanjuruhan, Ketum PSSI Akui Ada Masalah Siaran Televisi Dalam Penjadwalan Pertandingan

Ketua Umum PSSI mengakui polemik penjadwalan pertandingan BRI Liga 1 yang ramai dibicarakan setelah Tragedi Kanjuruhan karena masalah siaran televisi.


Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

9 jam lalu

Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

TGIPF dan Menpora sepakat Liga 3 ikut dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan.


Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Ini Penjelasan Polri

9 jam lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Ini Penjelasan Polri

Polri menyatakan ada tambahan korban tragedi Kanjuruhan yang tidak dirawat di fasilitas kesehatan.


Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi ke Malang Untuk Bagikan Santunan Korban Hari Ini

10 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi ke Malang Untuk Bagikan Santunan Korban Hari Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan memberikan santunan kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur hari ini. Bantuan sebesar Rp50 juta itu bakal diberikan untuk 125 korban.


Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Akui Jual Tiket Melebihi Rekomendasi Polisi

10 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Akui Jual Tiket Melebihi Rekomendasi Polisi

Tim investigasi Tragedi Kanjuruhan yang dibentuk PSSI menyebut Arema FC menjual tiket sesuai kapasitas maksimal stadion.


Tragedi Kanjuruhan, Ini Aturan PSSI Soal Pintu Stadion

11 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Ini Aturan PSSI Soal Pintu Stadion

PSSI menyatakan terjadi pelanggaran soal pintu stadion dalam Tragedi Kanjuruhan.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

11 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mulai menggelar rapat perdana di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, pada Selasa, 4 Oktober 2022.