Bhayangkara FC vs Bali United: Bukan Sekedar Laga Terakhir

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bhayangkara FC. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

    Bhayangkara FC. (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

    TEMPO.CO, Bekasi - Bhayangkara FC akan menjamu Bali United dalam laga pamungkas Liga 1 di pekan ke-34. Laga ini digelar di kandang Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 8 November 2018.

    Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengatakan timnya akan bekerja keras untuk memenangkan laga tersebut. Pasalnya, Bhayangkara FC masih berpeluang duduk di peringkat ketiga di akhir musim dan mendapatkan jatah bermain di kancah Asian. 

    "Kita masih ingin finis setinggi mungkin di liga. Kita enggak akan menganggap pertandingan besok hanya sebagai pertandingan terakhir saja," tutur Simon dalam jumpa pers sebelum laga, Jumat, 7 Desember 2018.

    Karena itu, Simon tetap mengintruksikan anak asuhnya berjuang keras dalam laga besok, dan tetap termotivasi meraih tiga angka di kandang sendiri. Soalnya, peluang untuk finis di urutan ketiga masih terbuka, dengan catatan Persib Bandung gagal menang ketika menjamu Barito Putera pada waktu yang sama.

    Bhayangkara FC kini berada di peringkat ke-4 dengan poin 50, terpaut satu angka dengan Persib Bandung di atasnya. 

    Simon mengatakan, meskipun Bali United tak diperkuat mantan anak asuhnya, Ilija Spasojevic, bukan berarti akan mudah meraih kemenangan. Bali United, kata dia, masih mempunyai pemain-pemain berkualitas seperti Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, dan Nick Van der Velden.

    "Pelatih mereka pasti punya strategi sendiri tanpa ada Spaso," ujar dia.

    Pemain belakang Bhayangkara FC, I Putu Gede Juni Antara bakal bermain profesional di lapangan, mengingat lawannya merupakan klub asal kampung halamannya.

    "Kami akan kerja keras 100 persen dalam pertandingan besok," ujar punggawa Timnas Indonesia ini.

    Laga pamungkas Liga 1 antara Bhayangkara FC kontra Bali United akan tersaji pada Sabtu sore pukul 18.30 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.