Persija Juara Liga 1, Ismed Puji Kepemimpinan Teco

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persija Alessano Stefano Cugurra Rodrigrues alias Teco diangkat oleh tim official Persija usai membawa tim Persija Jakarta keluar sebagai juara Gojek Liga 1 2018 pada pertandingan laga terakhir Gojek Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta 9 Desember 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pelatih Persija Alessano Stefano Cugurra Rodrigrues alias Teco diangkat oleh tim official Persija usai membawa tim Persija Jakarta keluar sebagai juara Gojek Liga 1 2018 pada pertandingan laga terakhir Gojek Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta 9 Desember 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan, memuji Pelatih Stefano Cugurra, yang berhasil membawa mereka meraih gelar juara Liga 1. Menurut dia, profesionalisme pria yang akrab disapa Teco tersebut menjadi kunci keberhasilan Persija.

    Ismed menyatakan bahwa sepanjang memimpin Persija, Teco tak pernah silau dengan nama besar seorang pemain. Dia menyatakan bahwa dalam hal pemilihan pemain, Teco selalu melihat performa dalam sesi latihan.

    “Pelatih tidak pernah melihat nama besar. Pemain akan diturunkan jika performanya bagus dalam latihan, bukan karena hal lain,” tutur Ismed usai Persija memastikan gelar juara Liga 1 setelah membungkam Mitra Kukar 2-1 di Stadion Gelora Bung Karno, Ahad kemarin.

    Di bawah asuhan Teco, Persija memang mampu tampil cukup konsisten pada musim ini. Meskipun sempat mendapatkan hasil buruk pada awal musim karena energi mereka terbelah di ajang Piala AFC, Persija mampu tancap gas di sisa pertandingan yang ada.

    Teco pun berhasil meraih gelar Pelatih Terbaik Liga 1 2018 atas keberhasilannya itu.
    Teco sukses menjadi terbaik usai mengalahkan dua kandidat lainnya yaitu Mario Gomez (Persib Bandung) dan Robert Rene Alberts (PSM Makassar).

    Teco merendah atas pencapaian yang diraihnya itu. Dia menilai keberhasilan tersebut berkat semua elemen yang ada di dalam timnya. Ia mengaku bukan siapa-siapa tanpa ada rekan-rekannya yang membantunya.

    “Terima kasih kepada teman-teman telah memilih saya. Namun, kerja saya selama di Persija berhasil karena adanya kerja sama dengan para asisten pelatih, tim dokter, ofisial dan manajemen,” ujar Teco.

    Trofi Liga 1 Indonesia juga menjadi piala ketiga Persija sepanjang tahun 2018 setelah sebelumnya mereka keluar sebagai pemenang di turnamen internasional Boost Sports Super Fix 2018 di Malaysia dan kompetisi pra-musim nasional Piala Presiden 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?