Liga Champions: Valencis Vs Man United 2-1, Ini Analisis Mourinho

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United, Jose Mourinho. Reuters/Lee Smith

    Pelatih Manchester United, Jose Mourinho. Reuters/Lee Smith

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester United membuang peluang untuk menjuarai Grup H Liga Champions. Mereka takluk dari Valencia dengan skor 2-1 dalam laga pamungkas penyisihan grup di Stadion Mestalla, Valencia, Spanyol, Kamis dinihari WIB.

    Bila menang di laga ini, MU bisa jadi juara grup karena di laga lain Juventus takluk 1-2 di kandang Young Boys. Namun peluang itu gagal mereka rebut karena kekalahan di kandang Valencia.

    Baca: Daftar Tim Lolos Babak 16 Besar Liga Champions dan Jadwal Undian

    Kemenangan Valencia ditentukan oleh gol Carlos Soler dan gol bunuh diri bek United, Phil Jones. MU hanya meraih satu gol dari Marcus Rashford. MU lolos sebagai runner-up dengan nilai 10, tertinggal dua angka dari Juventus.

    Apa kata pelatih Jose Mourinho soal penyebab kekalahan itu? "Pertama-tama karena kami mencetak dua gol tapi ketimbang menang 2-1 justru kalah 2-1," kata dia.

    Pelatih asal Portugal itu melanjutkan, "Di luar kelucuan itu, saya pikir kami terlalu pasif di babak pertama, cukup nyaman dengan bola tapi kurang intensitas dan ambisi."

    Baca: Top Skor Liga Champions: Lewandowski Ungguli Messi

    "Kemudian di babak kedua, keadaan harusnya berbeda setelah saya bicara saat turun minum," kata Mourinho. "Tapi kami memulai babak itu dengan gol bunuh diri dan memberi Valencia posisi lebih baik. Saya membuat dua perubahan, dan kami mulai bermain lebih cepat. Kami harusnya bisa meraih hasil 2-2."

    Dengan lolos sebagai runner-up, maka di babak 16 besar Manchester United akan menghadapi lawan berat yakni salah satu dari juara grup, termasuk Bayern Munchen, Juventus, Barcelona, dan Real Madrid.

    METRO | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.