16 Besar Liga Champions, Barcelona: Lionel Messi Jadi Pembeda

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Barcelona, Lionel Messi saat menjebol gawang Espanyol dalam laga lanjutan Liga Spanyol di RCDE Stadium, Spanyol, 8 Desember 2018. Messi tampil menawan dan memborong dua gol (menit 17 dan 65). Gol lainnya diceploskan Ousmane Dembele (26) dan Luis Suarez (45). REUTERS/Albert Gea

    Aksi pemain Barcelona, Lionel Messi saat menjebol gawang Espanyol dalam laga lanjutan Liga Spanyol di RCDE Stadium, Spanyol, 8 Desember 2018. Messi tampil menawan dan memborong dua gol (menit 17 dan 65). Gol lainnya diceploskan Ousmane Dembele (26) dan Luis Suarez (45). REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehadiran Lionel Messi di lapangan masih menjadi faktor utama yang membedakan tim Barcelona dengan tim-tim lainnya pada 16 besar Liga Champions Eropa.

    Undian babak knock-out atau sistem gugur kejuaraan utama antarklub Eropa ini diadakan di kantor markas badan sepak bola Eropa, UEFA, di Nyon, Swiss, sore ini, Senin 17 Desember 2018.

    Dengan posisi sebagai salah satu juara fase grup, calon lawan-lawan Barcelona pada 16 besar adalah Ajax Amsterdam, Liverpool, Olympique Lyon, Manchester United, AS Roma, dan Schalke 04.

    Dalam perhitungan di atas kertas kecuali Liverpool yang mencapai final  dan AS Roma yang menumbangkan Barcelona pada babak perempat final musim lalu, Ajax, Lyon, Manchester United, dan Schalke 04 akan kewalahan jika menghadapi Barca dengan Messi berada di lapangan.

    Faktor superiotas individu Lionel Messi  bisa disebut sebagai perbedaan di antara Barcelona dan tim-tim lainnya, terutama yang medioker. Bahkan, jika kembali bertemu dengan Roma atau Liverpool pada 16 besar kali ini, pemain dengan predikat maestro dari Argentina tersebut akan menjadi serupa hantu yang sangat menakutkan.

    Salah satu contoh bagaimana Messi layak disebut maestro itu bisa dilihat pada pertandingan terakhir Barcelona, yaitu di La Liga Spanyol dinihari tadi, Senin 17 Desember 2018.

    Barcelona mengalahkan tuan rumah Levante 5-0. Tiga gol di antaranya dicetak Messi dan ia juga membuat dua umpan akurat atau assist yang memudahkan rekannya membobol gawang lawan. Kemenangan ini membawa Barce di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin.

    Manajer Barcelona, Ernesto Valverde, memakai formasi pemain 3-5-2 setelah Nelson Semedo harus keluar lapangan karena cedera lutut. Meski demikian, dalam formasi yang kurang akrab dan “kurang agresif” bagi Barca itu, Messi tetap bisa berperan sebagai inspirator kemenangan.

    Jadi siapapun lawan Barcelona pada 16 besar Liga Champions nanti adalah jelas harus bekerja keras melawan klub dari Catalan ini. Lionel Messi cs punya tradisi kuat di kejuaraan antarklub Eropa ini, meski tidak selalu juara.

    Barcelona (Spanyol)

    Peringkat UEFA: 3

    Calon lawan pada 16 besar: Ajax, Liverpool, Lyon, Manchester United, Roma, Schalke

    Prestasi di fase grup: Menang 4 kali, seri 2, kalah 0, selisih gol 14-5

    Pencetak gol terbanyak: Lionel Messi (6)

    Musim lalu: Perempat final

    Prestasi terbaik di Eropa: Juara 5 kali (1992, 2006, 2009, 2011, 2015)

    Posisi di klasemen La Liga: 1

    Pertemuan sebelumya:

    Ajax: Main 4 kali, Menang 3, Seri 0, Kalah 1, Selisih gol 10-3

    Liverpool: Main 8, Menang 2, Seri 3, Kalah 3, Selisih gol 6-6

    Lyon: Main 6, Menang 4, Seri 2, Kalah 0, Selisih gol 16-7

    Manchester United: Main 11, Menang 4, Seri 4, Kalah 3, Selisih gol 20-15

    Roma: Main 6, Menang 2, Seri 2, Kalah 2, Selisih gol 12-10

    Schalke: Main 2, Menang 2, Seri 0, Kalah 0, Selisih gol 2-0

    UEFA | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.