Prediksi Liverpool Vs Bayern Munchen di Liga Champions

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liverpool vs Bayern Munchen. Pemain Liverpool, Mohamed Salah (kiri) ; Pemain Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

    Liverpool vs Bayern Munchen. Pemain Liverpool, Mohamed Salah (kiri) ; Pemain Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

    TEMPO.CO, Jakarta - Liverpool mendapatkan hasil yang cukup berat pada undian babak 16 besar Liga Champions. Pada undian yang baru saja selesai dilakukan, skuad The Kopp harus melawan raksasa Jerman, Bayern Munchen, yang juga merupakan favorit juara musim ini.

    FC Hollywood, julukan Bayern Munchen, bukan lawan yang asing bagi Manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Maklum, Klopp sempat melatih Borussia Dortmund yang menjadi pesaing Bayern Munchen di Liga Jerman selama tujuh musim serta FSV Mainz selama empat musim.

    Secara total, rekor Klopp kala membawa timnya menghadapi Munchen memang tak menggembirakan. Total dia sudah 29 kali melawan Munchen dan mengantongi hanya sembilan kemenangan dan menelan 16 kekalahan, empat laga lainnya berakhir imbang.

    Kekalahan terpahit Klopp adalah pada laga final Liga Champions musim 2012-2013. Ketika itu, Dortmund keok 1-2 pada partai yang digelar di Stadion Wembley tersebut.

    Namun suporter Liverpool layak optimis karena mereka memiliki rekor cukup baik kala menghadapi Bayern Munchen. Pasalnya, dari lima kali pertemuan Liverpool memiliki rekor satu kemenangan dan satu kali kalah, tiga laga lainnya berakhir imbang.

    Liverpool juga memiliki kenangan manis ketika menyingkirkan Bayern Munchen dari babak semi final ajang Liga Champions musim 1980-1981, saat itu bernama Piala Eropa. Liverpool lolos ke partai puncak setelah pada laga kedua di markas Munchen bermain imbang 1-1. Mereka lolos karena mampu mencetak gol di kandang lawan setelah pada laga pertama bermain imbang 0-0.

    Kenangan manis juga terjadi pada Piala Super Eropa 2001. Meskipun hanya berstatu sebagai juara Liga Europa, Liverpool berhasil membungkam Bayern Munchen yang menjadi juara Liga Champions dengan skor 3-2.

    Berikut 5 pertemuan Liverpool vs Bayern Munchen:

    1971-1972 - 16 Besar Piala Winners - Liverpool vs Bayern Munchen - 0-0
    1971-1972 - 16 Besar Piala Winners - Bayern Munchen vs Liverpool - 3-1
    1980-1981 - Semifinal Piala Eropa - Liverpool vs Bayern Munchen - 0-0
    1980-1981 - Semifinal Piala Eropa - Bayern MUnchen vs Liverpool - 1-1
    2001 - Piala Super eropa - Bayern Munchen vs Liverpool 3-2.

    Eks pemain Liverpool, Ian Rush, menilai mantan timnya itu saat ini memiliki skuad yang sangat kuat untuk menghadapi Bayern Munchen. Apalagi Liverpool akan diuntungkan karena bermain di kandang sendiri, Stadion Anfield, pada laga pertama.

    "Mereka memiliki skuad yang bisa bermain dengan sangat baik. Ada sejumlah nama besar yang harus diperhitungkan di Liga Champions," ujar Rush mengomentari hasil undian itu.

    "Pada tahap ini, tak penting siapa yang akan menjadi lawan anda, ini akan menjadi laga yang sulit. Laga pertama kami di kandang, kami harus mengambil keuntungan itu. Atmosfir Anfield akan luar biasa, saya berharap kami bisa bermain dengan baik," ujarnya.

    Pernyataan Rush bisa jadi benar. Liverpool saat ini memiliki kombinasi pemain muda dan pemain berpengalaman yang cukup memadai. Pemain seperti Jordan Henderson, Mohamed Salah hingga Alisson Becker berada di usia emas mereka sebagai pesepakbola, 26 hingga 27 tahun. Usia rata-rata skuad Liverpool saat ini 26,5 tahun

    Sementara Bayern Munchen masih mengandalkan pemain veteran seperti Robert Lewandowski, Arjen Robben, Frank Ribery, hingga Matt Hummels yang sudah berusia di atas 30 tahun.

    Keunggulan usia tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Liverpool. Para pemain Bayern Munchen tak akan kuat lama-lama beradu lari dengan Sadio Mane, Mohamed Salah, hingga Andy Robertson atau Alexander-Arnold Trent.

    Melihat performa musim ini, Munchen juga kurang meyakinkan. Di Liga Jerman, skuad asuhan Niko Kovac saat ini hanya menempati posisi ketiga. Mereka tertinggal sembilan angka dari Dortmund yang berada di puncak.

    Sementara Liverpool sangat meyakinkan berada di puncak klasemen Liga Inggris. Mereka belum terkalahkan dari 17 laga musim ini.

    Melihat fakta tersebut, tak heran jika Liverpool lebih diunggulkan untuk lolos ke babak 8 besar Liga Champions. Namun, mereka masih harus membuktikannya di dua laga yang akan digelar Februari mendatang. Apakah Liverpool akan kembali menjadi mimpi buruk bagi Bayern Munchen, atau sebaliknya Munchen yang akan membalas dua kenangan pahit mereka?

    UEFA| THE GUARDIANS


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.