Biaya Mourinho 895 Hari di Hotel Saat Latih Manchester United

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho berjabat tangan dengan seseorang saat meninggalkan tempat tinggalnya setelah dipecat sebagai manajer MU, di Manchester, Inggris, Selasa, 18 Desember 2018. Mourinho dipecat setelah ia kerap berkonflik dengan pemain dengan rekor transfer termahal senilai 89 juta pound sterling, Paul Pogba. REUTERS/Phil Noble

    Jose Mourinho berjabat tangan dengan seseorang saat meninggalkan tempat tinggalnya setelah dipecat sebagai manajer MU, di Manchester, Inggris, Selasa, 18 Desember 2018. Mourinho dipecat setelah ia kerap berkonflik dengan pemain dengan rekor transfer termahal senilai 89 juta pound sterling, Paul Pogba. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemecatan Jose Mourinho sebagai manajer Manchester United pada Selasa pagi waktu setempat, 18 Desember 2018, mengakhir rekor Mourinho tinggal di hotel selama 895 hari.

    Manajer pelatih dari Portugal berusia 55 tahun ini menginap di hotel The Lowry selama menangani Manchester United dengan tarif 600 pound sterling atau sekitar Rp 10 juta per malam sejak Juli 2016.

    Nama: The Lowry hotel.

    Usia: Dibuka pada 2001.

    Lokasi: Chapel Wharf, Salford, dan dekat dengan Sungai Irwell.

    Rekomendasi: Tempat bagus untuk beristirahat di kota yang romantis? “Sempurna”, menurut hampir 2000 orang pengamat wisata perjalan. “Buruk”, hanya menurut 77 orang. Kategorinya hotel bintang lima.

    Fasilitas: Bebas wifi.

    Harga: Mulai dari 600 pound sterling per malam.

    Jose Mourinho menginap di the Lowry sejak 6 Juli 2016, tak lama setelah ia terpilih sebagai manajer Manchester United. Ia menghabiskan biaya total penginapan 537 ribu pound sterling atau sekitar Rp 9 miliar.

    GUARDIAN | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.