Apresiasi Polri, PSSI Tuntaskan Masalah Match Fixing

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wakil Ketua PSSI Joko Driyono memberikan keterangan pers mengenai penghentian sementara kompetisi Liga I di Jakarta, Selasa (25/9/2018). ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wakil Ketua PSSI Joko Driyono memberikan keterangan pers mengenai penghentian sementara kompetisi Liga I di Jakarta, Selasa (25/9/2018). ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - “PSSI berterima kasih akan kehadiran Polri bersama-sama dengan PSSI. PSSI membentuk Komite AD Hoc Integritas dengan struktur, tugas, timeline, dan kewenangan yang akan ditetapkan dan dikonsultasikan ke FIFA,” kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis 20 Desember 2018.

    Joko menambahkan, terhadap semua isu berkembang, pembicaraan dimana saja terkait match fixing atau pengaturan skor pertandingan baik melalui media sosial, elektronik, cetak, lainnya, Komdis PSSI akan memanggil semua orang yang berbicara mengenai hal ini dengan membawa bukti atas apa yang dibicarakan.

    Apabila tidak bisa membawa bukti atau tidak mau dipanggil, maka PSSI akan melaporkan kepada Kepolisian. Kemudian apabila di kepolisian tidak mau dipanggil dan tidak bisa membawa bukti, maka PSSI akan melaporkan orang tersebut sebagai penyebar hoax dan pencemaran nama baik.

    PSSI, Joko melanjutkan, telah mengidentifikasi 76 akun sosial media yang membicarakan menuduhkan match fixing. Komdis PSSI akan memanggil 76 akun tersebut beserta orang-orang yang mengatakan mengenai match fixing.

    “Panggilan komdis diharapkan untuk dipenuhi dengan membawa bukti. Apabila tidak memenuhi panggilan atau tidak bisa membawa bukti di persidangan Komdis. Maka PSSI akan menyerahkan orang tersebut kepada kepolisian,” kata Joko.

    PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.