Liverpool Unggul Jauh, Klopp: Tak Ada Senyum di Ruang Ganti

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool Jurgen Klopp. REUTERS/Peter Powell

    Pelatih Liverpool Jurgen Klopp. REUTERS/Peter Powell

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, bersikeras menganggap posisi timnya di puncak klasemen Liga Inggris saat ini dengan keunggulan sembilan poin dari pesaing terdekat tidak berarti apapun.

    Liverpool kini mengoleksi 54 poin di puncak klasemen usai mengalahkan Arsenal 5-1 dalam laga pekan ke-20 di Anfield, Sabtu, dan jarak terdekat adalah sembilan poin dari Tottenham Hotspur (45 poin) yang menelan kekalahan di pertandingan lebih awal.

    "Saya sangat berharap kita bisa bertukar tempat saat ini," kata Klopp seperti dilansir laman resmi Liverpool.

    Menurut Klopp keunggulan sembilan poin itu masih belum tentu bertahan lama, Manchester City (44 poin) yang baru main Minggu malam WIB bisa meraih kemenangan dan memangkas jarak menjadi tujuh poin.

    Lantas kedua tim bertemu pada laga pembuka tahun 2019 masing-masing di Etihad pada Jumat (4 Januari) dini hari WIB, dan bukan tidak mungkin selisih berkurang lagi menjadi empat poin, kata Klopp.

    "Saya bukan orang terpintar di dunia, namun saya bukan seorang idiot, tidak selalu! Jadi keunggulan itu tidak berarti apa-apa," katanya.

    "Sungguh tak penting berapa poin pun anda unggul pada Desember, bahkan jika itu terjadi di pengujung bulan," ujarnya menambahkan.

    "Saya paham apa yang kalian minta, kenapa saya tidak berusaha bersikap positif. Namun, sekali lagi, Anda sekalian lah yang pertama kali akan menuliskan judul 'Apakah mereka sekarang gugup?' ketika kami kehilangan tiga poin untuk pertama kalinya," tutur Klopp panjang lebar.

    Klopp juga menegaskan bahwa ketika timnya mengetahui hasil pertandingan Tottenham yang kalah 1-3 melawan Wolverhampton di laga lain, Liverpool --setidaknya para pemain dan staf kepelatihan-- tidak bersuka cita atas hal itu. "Tak ada sedikitpun senyum di wajah siapapun di ruang ganti," kata Klopp.

    "Sekarang kami tiba di sini dengan raihan 54 poin dalam 20 pertandingan, kami ingin fokus pada situasinya, bukan soal bagaimana menciptakan headline, berita, semuanya masih soal pertandingan sepak bola. Bermain sebaik mungkin, mencoba meraih poin sebanyak mungkin. Itu saja," kata mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.