Solskjaer Datang, Paul Pogba Menemukan Jiwa yang Hilang di MU

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Paul Pogba seperti menemukan kembali jiwanya yang hilang ketika Ole Guun Solskjaer ditunjuk oleh manajemen menangani Manchester United sebagai pelatih sementara.

    Solskjaer yang pernah bersama-sama United selama 11 tahun, ketika tiba di Old Trafford, langsung memberikan kepercayaan penuh kepada Pogba saat melawan Bournemouth, Ahad 30 Desember 2018, petang waktu setempat. Kepercayaan itulah seperti ruh baru bagi Pogba dan dibayar dengan permainan cantik sehingga MU menggulung Bournemouth 4-1.

    "Gelandang internasional Prancis itu menceploskan gol saat permainan baru berlangsung lima menit di Old Trafford," tulis Manchester Evening News dalam laporannya, Ahad.

    Usai menjaringkan si kulit bundar ke gawang Bournemouth, Pogba melampiaskan kegembiraannya di tengah lapangan. Pemain tengah berusia 25 tahun itu menari-nari disaksikan ribuan pendukung Manchester united.

    Kondisi semacam itu jangan harap ada pada diri Pogba sebelum Solskjaer merapat. Ketika Setan Merah ditangani oleh Jose Mourinho, Pogba merasa kehilangan semangat bermain bola karena kerap dipaksa duduk di bangku cadangan oleh pria Portugal tersebut. "Saat rekan-rekannya berjuang menghadapi tim lawan, Pogba hanya gigit jari di bench."

    Kecantikan permainan Pogba, menurut Daily Mail, seperti apa yang dilakukan oleh LeBron James, pemain basket LA Lakers di Liga NBA, Amerika Serikat. Laporan sejumlah media di Inggris mungkin berlebihan memuji Pogba, namun fakta di lapangan, pemain yang memperkuat Prancis di Piala Dunia 2018 memang patut diacungi jempol.

    Apapun kata orang, pengamat atau media, yang jelas Pogba telah menemukan kembali sosoknya sebagai pemain yang layak menjadi pilihan utama Solskjaer di skuad Mancheser United.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.