Incar Paulo Dybala, Manchester City Harus Perang Harga

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Juventus, Paulo Dybala, mencetak gol ke gawang Young Boys dalam pertandingan grup H Liga Champions di Stade de Suisse, Bern, Swiss, 13 Desember 2018. REUTERS/Denis Balibouse

    Penyerang Juventus, Paulo Dybala, mencetak gol ke gawang Young Boys dalam pertandingan grup H Liga Champions di Stade de Suisse, Bern, Swiss, 13 Desember 2018. REUTERS/Denis Balibouse

    TEMPO.CO, JakartaManchester City dikabarkan tengah mengincar penyerang Juventus, Paulo Dybala pada bursa transfer musim dingin Januari ini. Manchester City bahkan disebut telah mengajukan penawaran kepada Juventus.

    Media Italia, Tuttosport, menyatakan bahwa tawaran Manchester City tersebut ditolak oleh Juventus. Meskipun tak menyebutkan berapa nilai yang disodorkan City, Tuttosport menyebutkan bahwa Juventus hanya akan mempertimbangkan penawaran di atas 100 juta euro untuk bintang atas Argentina tersebut.

    Bahkan Juventus disebut tak akan mau melepas Dybala kurang dari nilai yang dibayar Manchester United ketika memboyong Paul Pogba pada 2016 lalu. Saat itu, Manchester United menebus Pogba dengan mahar 105 juta euro dan menjadi transfer termahal di dunia.

    Nilai itu bisa menjadikan Dybala sebagai pemain termahal sepanjang sejarah Manchester City. Saat ini rekor tersebut digenggam oleh Riyad Mahrez yang dibeli dari Leicester City dengan nilai sekitar 67,8 juta euro pada Juli lalu.

    Juventus juga dikabarkan akan memanfaatkan ketertarikan klub lainnya untuk mengatrol nilai Dybala. Selain Manchester City, Dybala memang santer dikabarkan diminati oleh Real Madrid, PSG hingga Bayern Munchen.

    Kontrak Paulo Dybala dengan Juventus masih tersisa hingga 2022. Namun si pemain dikabarkan mulai tak betah berada di kubu Si Nyonya Tua.

    Penyebabnya tak lain adalah kehadiran Cristiano Ronaldo pada awal musim ini. Sejak kedatangan Ronaldo dari Real Madrid, Pelatih Massimiliano Allegri kerap membangkucadangkannya.

    Alhasil, Paulo Dybala musim ini lebih banyak bermain sebagai pemain pengganti. Produktivitas golnya pun menurun tajam dengan hanya mampu mencetak tujuh gol hingga tengah musim ini.

    MANCHESTER EVENING NEWS| TUTTOSPORT


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.