Dihukum Seumur Hidup, Pengacara Vigit Waluyo Menolak Berkomentar

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vigit Waluyo. twitter.com

    Vigit Waluyo. twitter.com

    TEMPO.CO, Surabaya - Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengeluarkan hukuman kepada Vigit Waluyo. Sosok yang disebut-sebut aktor pengatur pertandingan itu dilarang beraktivitas di sepak bola Indonesia seumur hidup.
     
    Kuasa hukum Vigit, Bagus Sudarmono, menolak memberikan komentar terkait hukuman yang diterima kliennya tersebut. "Kalau urusan sepak bola saya nggak ikut-ikut," kata Bagus saat dihubungi Tempo, Rabu, 9 Januari 2019.
     
    Menurut Bagus, masalah sepak bola bukan urusannya karena kliennya hanya memberikan kuasa dalam perkara korupsi. Dia menambahkan, selama dirinya mendampingi, kliennya tidak pernah pembicaraan mengenai sepak bola.
     
    "Terakhir pekan lalu saya ketemu Pak Vigit di lapas," kata Bagus. Saat itu, kata dia, tak ada obrolan soal bola. "Nggak ngobrol soal bola dan itu juga bukan kepentingan saya," katanya. Rencananya pekan depan dirinya baru akan bertemu kliennya.
     
    Nama Vigit Waluyo jadi pembicaraan publik setelah Bambang Suryo, mantan runner yang juga manajer Persekam Metro FC, di acara talk show Mata Najwa menyebut namanya terlibat dalam pengaturan sejumlah pertandingan di Indonesia.
     
    Tak lama setelah acara itu, Vigit yang saat itu bersatus buron dalam kasus korupsi dana pinjaman PDAM Delta Tirta Sidoarjo, menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Saat ini Vigit mendekam di Lapas Sidoarjo, Jawa Timur.
     
    Sepak terjang mertua dari Dalino Fernando, mantan gelandang Persik dan Persebaya, di sepak bola Indonesia tak begitu asing. Dia tercatat pernah memegang berapa klub. Di antaranya Deltras Sidoarjo, PSIR Rembang, dan Persikubar Kutai Barat.
     
    Belakangan Vigit juga diduga kuat berada di balik PSMP Mojokerto Putra dan Kalteng Putra. Klub yang terakhir musim ini promosi ke Liga 1. Adapun PSMP saat ini dilarang ikut kompetisi Liga 2 2019 buntut kasus pengaturan pertandingan.
     
    NUR HADI
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?