Igbonefo Hengkang ke Thailand, Persib Kesulitan Cari Pengganti

Reporter

Editor

Hari Prasetyo

Pemain Persija Novri Setiawan (kanan) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Persib Bandung Victor Igbonefo pada pertandingan Liga 1 di Stadion PTIK,J akarta Selatan, 30 Juni 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar angkat bicara terkait keputusan Victor Igbonefo yang tidak lagi memperkuat Persib pada Liga 1 musim 2019. Pemain naturalisasi itu memilih untuk hengkang ke salah satu klub Liga Thailand, PTT Rayong.

"Mungkin Victor (Igbonefo) dari kemarin sudah bilang dia tidak bisa bergabung lagi dengan Persib. Baru saja, setengah jam lalu Victor menegaskan tidak bisa bergabung lagi dengan Persib," kata Umuh saat ditemui wartawan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Rabu, 9 Januari 2019.

Menurut dia, alasan kepindahan Igbonefo menuju PTT Rayong bukan karena urusan bayaran yang lebih besar dari klub barunya, melainkan urusan keluarga. "Kendalanya bukan masalah uang, memang alasannya keluarga," kata dia.

Kontrak Igbonefo dengan Persib memang berakhir pada 2020 nanti. Artinya, pemain kelahiran Nigeria, 33 tahun itu masih terikat kontrak dengan Persib selama dua musim. Umuh mengatakan urusan kontrak itu memang sebetulnya bisa saja dipermasalahkan, tapi Igbonefo pindah klub secara baik-baik.

"Victor itu karena dia yang mundur sebetulnya kita bisa tuntut, tapi karena pindahnya secara baik-baik, jadi tidak ada tuntutan. Tadi, juga kita (manajemen) sudah sepakat Victor dilepas," ujarnya.

Kepindahan Victor membuat lini belakang Persib kini menjadi pincang. Pada era kepelatihan Roberto Carlos Mario Gomez, Igbonefo diduetkan dengan Bojan Malisic mengisi bek tengah Persib.

Kini, usai Igbonefo lepas Persib tampaknya harus mencari pemain anyar lainnya yang bakal dipasang di lini belangan dengan Bojan. "Sampai saat ini justru itu yang jadi pusing buat kita, apakah ambil dari Asia atau lokal kita belum bisa memastikan," kata Umuh Muchtar.

AMINUDDIN A.S.






Liga 1 Dihentikan, Skuad Persib Bandung Tetap Berlatih

1 jam lalu

Liga 1 Dihentikan, Skuad Persib Bandung Tetap Berlatih

Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, memutuskan skuadnya tetap berlatih kendati PSSI menghentikan kompetisi Liga 1.


Jokowi Akan Audit Stadion untuk Liga Indonesia, Libatkan FIFA

2 jam lalu

Jokowi Akan Audit Stadion untuk Liga Indonesia, Libatkan FIFA

Presiden Jokowi meminta Kementerian PUPR untuk mengaudit seluruh stadion yang dipakai Liga Indonesia imbas tragedi Kanjuruhan.


Kata Ketua Umum PSSI Soal Banyak Pertandingan Besar Liga 1 Digelar Malam Hari

6 jam lalu

Kata Ketua Umum PSSI Soal Banyak Pertandingan Besar Liga 1 Digelar Malam Hari

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan salah alasan banyak pertandingan besar Liga 1 digelar malam hari adalah menyesuaikan jam siaran.


Ketua Umum PSSI Didesak Mundur, Ini Jawaban Mochamad Iriawan

7 jam lalu

Ketua Umum PSSI Didesak Mundur, Ini Jawaban Mochamad Iriawan

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menanggapi netizen tentang desakan mundur dari jabatannya. Ia meminta publik untuk membaca aturan.


Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

7 jam lalu

Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

TGIPF dan Menpora sepakat Liga 3 ikut dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

10 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mulai menggelar rapat perdana di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, pada Selasa, 4 Oktober 2022.


Tragedi Kanjuruhan Buat Kelompok Suporter 9 Klub di Pulau Jawa Sepakat Berdamai

12 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan Buat Kelompok Suporter 9 Klub di Pulau Jawa Sepakat Berdamai

Pasca-Tragedi Kanjuruhan, ribuan suporter klub se-Pulau Jawa berkumpul di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Selasa malam, 4 Oktober 2022.


Pele Komentari Tragedi Kanjuruhan: Olahraga Seharusnya Menjadi Wujud Cinta

13 jam lalu

Pele Komentari Tragedi Kanjuruhan: Olahraga Seharusnya Menjadi Wujud Cinta

Legenda sepak bola Brasil, Pele, ikut menyampaikan duka citanya atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang, termasuk di antaranya 32 anak-anak.


Tragedi Kanjuruhan: Polisi Gunakan Gas Air Mata di Stadion, Ini Penjelasan Komdis PSSI

21 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Polisi Gunakan Gas Air Mata di Stadion, Ini Penjelasan Komdis PSSI

Komdis PSSI menyatakan akan berkoordinasi dengan aparat keamanan ihwal pengamanan pertandingan di stadion.


Tragedi Kanjuruhan: Exco PSSI Sebut Panpel Arema FC Jual 42 Ribu Tiket

22 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Exco PSSI Sebut Panpel Arema FC Jual 42 Ribu Tiket

Komdis PSSI menyatakan terjadi kesimpangsiuran data soal jumlah penonton yang hadir di laga Arema FC vs Persebaya.