Liga 1: PSS Sleman Tetap Masih Coba Pertahankan El Loco

Pesepak bola PSS Sleman Cristian Gonzales (kiri) berebut bola atas dengan pesepak bola Semen Padang Wahyu Trisnajaya (kanan) pada laga final Liga 2 2018 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa, 4 Desember 2018. ANTARA Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Yogyakarta - PSS Sleman saat ini masih memprioritaskan sejumlah pemain lawas yang bermain di kompetisi Liga 2 2018 untuk dapat lanjut mengarungi musim Liga 1 2019. Saat ini ada 13 dari total 25 nama pemain yang telah direkomendasikan tim pelatih untuk tetap dipertahankan. Hanya saja dari 13 pemain yang direkomendasikan itu, belum semuanya tercapai kata sepakat.

“Cristian Gonzales ikut kami rekomendasikan agar tetap dipertahankan bersama PSS Sleman musim 2019 ini,” ujar Pelatih Kepala PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, ditemui Rabu petang 9 Januari 2019.

Hanya saja,, Seto menuturkan El Loco, julukan Gonzales, direkomendasikan kepada manajemen dengan catatan khusus yang tak bisa diungkap ke publik. “Catatan untuk Gonzales itu bukan karena soal usianya sudah di atas 40 tahun, soal usia bagi kami tak jadi soal, tapi ada hal lain yang harus saya sampaikan ke manajemen soal dia,” ujar Seto.

Pelatih Seto pun membantah catatan yang menyertai rekomendasi Gonzales juga bukan soal nilai kontrak yang terlampau mahal seperti isu yang beredar. Bukan pula soal sikapnya. “Gonzales di dalam atau di luar lapangan attitude-nya tetap pemain profesional, dia senior saya, juga bukan soal masalah harga (kontrak),” ujar Seto.

Adapun Direktur Keuangan PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Djaka Waluja mengatakan dari 13 pemain yang direkomendasikan pelatih PSS, baru enam yang sudah mencapai kata sepakat untuk tetap berlaga bersama PSS Sleman mengarungi Liga 1 2019. Sebenarnya dari 13 nama yang direkomendasikan itu, hanya 10 yang bisa ditindaklanjuti. Sebab, ada tiga orang yang masuk rekomendasi namun lepas, di antaranya Samsul Arifin dan I Gede Sukadana.

PRIBADI WICAKSONO






Liga 1 Dihentikan, Skuad Persib Bandung Tetap Berlatih

2 jam lalu

Liga 1 Dihentikan, Skuad Persib Bandung Tetap Berlatih

Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, memutuskan skuadnya tetap berlatih kendati PSSI menghentikan kompetisi Liga 1.


Jokowi Akan Audit Stadion untuk Liga Indonesia, Libatkan FIFA

3 jam lalu

Jokowi Akan Audit Stadion untuk Liga Indonesia, Libatkan FIFA

Presiden Jokowi meminta Kementerian PUPR untuk mengaudit seluruh stadion yang dipakai Liga Indonesia imbas tragedi Kanjuruhan.


Kata Ketua Umum PSSI Soal Banyak Pertandingan Besar Liga 1 Digelar Malam Hari

7 jam lalu

Kata Ketua Umum PSSI Soal Banyak Pertandingan Besar Liga 1 Digelar Malam Hari

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan salah alasan banyak pertandingan besar Liga 1 digelar malam hari adalah menyesuaikan jam siaran.


Ketua Umum PSSI Didesak Mundur, Ini Jawaban Mochamad Iriawan

7 jam lalu

Ketua Umum PSSI Didesak Mundur, Ini Jawaban Mochamad Iriawan

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menanggapi netizen tentang desakan mundur dari jabatannya. Ia meminta publik untuk membaca aturan.


Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

8 jam lalu

Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

TGIPF dan Menpora sepakat Liga 3 ikut dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

11 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mulai menggelar rapat perdana di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, pada Selasa, 4 Oktober 2022.


Tragedi Kanjuruhan Buat Kelompok Suporter 9 Klub di Pulau Jawa Sepakat Berdamai

12 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan Buat Kelompok Suporter 9 Klub di Pulau Jawa Sepakat Berdamai

Pasca-Tragedi Kanjuruhan, ribuan suporter klub se-Pulau Jawa berkumpul di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Selasa malam, 4 Oktober 2022.


Pele Komentari Tragedi Kanjuruhan: Olahraga Seharusnya Menjadi Wujud Cinta

14 jam lalu

Pele Komentari Tragedi Kanjuruhan: Olahraga Seharusnya Menjadi Wujud Cinta

Legenda sepak bola Brasil, Pele, ikut menyampaikan duka citanya atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang, termasuk di antaranya 32 anak-anak.


Tragedi Kanjuruhan: Polisi Gunakan Gas Air Mata di Stadion, Ini Penjelasan Komdis PSSI

22 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Polisi Gunakan Gas Air Mata di Stadion, Ini Penjelasan Komdis PSSI

Komdis PSSI menyatakan akan berkoordinasi dengan aparat keamanan ihwal pengamanan pertandingan di stadion.


Tragedi Kanjuruhan: Exco PSSI Sebut Panpel Arema FC Jual 42 Ribu Tiket

23 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Exco PSSI Sebut Panpel Arema FC Jual 42 Ribu Tiket

Komdis PSSI menyatakan terjadi kesimpangsiuran data soal jumlah penonton yang hadir di laga Arema FC vs Persebaya.