Cristiano Ronaldo Ancam Penjarakan Mantan Pacarnya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Juventus, Cristiano Ronaldo. REUTERS/Alberto Lingria

    Pemain Juventus, Cristiano Ronaldo. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Mega bintang Cristiano Ronaldo mengancam memenjarakan model asal Inggris, Jasmine Lennard, atas cuitannya di media sosial twitter. Melalui penasihat hukumnya, Ronaldo bantah cuitan perempuan yang pernah menjadi pacarnya tersebut.

    Media TMZ Sports menyatakan bahwa pengacara Ronaldo membantah semua tuduhan Jasmine Lennard. Bahkan, mereka disebut akan membawa Jasmine ke meja hijau atas tuduhan pencemaran nama baik dan tudingan palsu.

    Melalui akun twiiter @jasminelennard yang kini telah ditutup, perempuan berusia 33 tahun itu menyatakan pernah mendapat ancaman pembunuhan dari Ronaldo. Ancaman itu dilakukan Ronaldo ketika keduanya masih berpacaran sepuluh tahun lalu atau ketika Ronaldo masih memperkuat Manchester United.

    "Memberitahu saya jika saya berkencan dengan orang lain atau jika saya meninggalkan rumah saya dia akan menculik saya dan tubuh saya dipotong dan dimasukkan ke dalam tas dan dibuang di sungai. Ya saya punya bukti dari semua yang saya katakan. Dia seorang psikopat."

    Selain itu, Ronaldo juga membantah cuitan Jasmine soal mereka masih berhubungan dalam satu setengah tahun terakhir. Padahal Ronaldo diketahui tengah berhubungan dengan Georgina Rodriguez yang telah memberikannya satu orang putri.

    Cuitan itu merupakan satu dari serangkaian pernyataan Lennard terkait kasus pemerkosaan yang dialami oleh seorang mantan guru asal Amerika Serikat, Kathryn Mayorga.

    Dia mengaku diperkosa Ronaldo setelah berkenalan dengan si pesepakbola di sebuah klub malam pada Juni 2009. Agar Kathryn tutup mulut, Ronaldo disebut memberikan uang kepada perempuan tersebut. Namun belakangan dia menutut eks penyerang Manchester United dan Real Madrid itu.

    DAILY MAIL| MARCA|TMZ SPORT


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.