Kursus di Spanyol, Indra Sjafri Tinggalkan Timnas U-22 Lima Hari

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indra Sjafri memimpin latihan Timnas U-22 Indonesia. ANTARA/Putra Haryo Kurniawan

    Indra Sjafri memimpin latihan Timnas U-22 Indonesia. ANTARA/Putra Haryo Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri akan meninggalkan timnya selama lima hari untuk menjalani lanjutan materi pengambilan lisensi pelatih Pro AFC. Indra harus berangkat ke Spanyol untuk menjalani modul kelima sertifikasi Pro AFC.

    "Sebenarnya modul lima itu digelar selama 10 hari. Namun saya mendapatkan izin berada di sana selama lima hari. Kebetulan sebelumnya, akhir tahun 2018, saya sudah ke Juventus selama 10 hari," ujar Indra usai memimpin timnas U-22 berlatih di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

    Baca: Berita Timnas U-22: Indra Sjafri Akhiri Pemanggilan Pemain Baru

    Rencananya, pelatih yang membawa Indonesia juara Piala U-19 AFF tahun 2013 itu akan berada di Spanyol sampai 24 Januari 2019. Dengan demikian, sampai Indra kembali, pemusatan latihan (TC) minggu ketiga timnas U-22 yang berlangsung tanggal 21-26 Januari 2019 akan dikoordinasikan oleh para asisten pelatih Indra yakni Yunan Helmi, Hendro Kartiko, Nova Arianto dan Nursaelan Santoso. "Timnas tidak akan diliburkan," tutur Indra.

    TC Timnas U-22 Indonesia sebagai persiapan menuju Piala U-22 AFF tahun 2019 memasuki pekan kedua mulai Senin (14 Januari). Sebelumnya, minggu pertama berlangsung pada 7-12 Januari 2019.

    Baca: Indra Sjafri Santai Hadapi Persaingan Timnas U-22 di Piala AFF

    Piala U-22 AFF 2019 berlangsung di Kamboja pada 17 Februari-2 Maret 2019. Di turnamen itu, Timnas U-22 Indonesia bergabung di Grup B bersama Malaysia, Myanmar, Singapura, dan tuan rumah Kamboja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.