Tottenham Dapat Pukulan Berat, Harry Kane Absen 6 Pekan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker Tottenham Hotspur Harry Kane melakukan selebrasi usai menjebol gawang Chelsea dalam Leg Pertama Piala Liga di Wembley Stadium, London, Inggris, 8 Januari 2019. Reuters/Andrew Couldridge

    Striker Tottenham Hotspur Harry Kane melakukan selebrasi usai menjebol gawang Chelsea dalam Leg Pertama Piala Liga di Wembley Stadium, London, Inggris, 8 Januari 2019. Reuters/Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, JakartaTottenham Hotspur mendapat pukulan berat. Penyerang andalannya, Harry Kane, dipastikan harus absen selama enam minggu karena cedera.
    Kane mengalami cedera ligamen saat Tottenham dikalahkan Manchester United 0-1 dalam lanjutan Liga Inggris Ahad malam. Ia saat itu dilanggar Phil Jones.

    Bagaimana kondisi cederanya? Tottenham mengabarkan lewat pernyataanya, "Setelah dilakukan pemeriksaan, kami bisa memastikan Harry Kane mengalami cedera ligamen di ankle kirinya. Ia akan terus dimonitor dan diharapkan bisa kembali pada awal Maret."

    Baca: WAGs MU: Paul Pogba dan Maria Salaues Sambut Buah Hati

    Kane kecewa dengan cederanya. "Cedera adalah bagian dari pertandingan, tapi saya akan bekerja keas untuk bisa segera pulih," kata dia.

    Cederanya diperikakan akan membuat dia absen dalam sembilan pertandingan di berbagai kompetisi, termasuk saat melawan Arsenal pada 2 Maret mendatang.

    Kehilangan Harry Kane akan jadi pukulan besar bagi Tottenham. Pemain itu kini jadi top skor sementara Liga Inggris, dengan torehan 14 gol, sama dengan Mohamed Salah (Liverpool) dan Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal). Sumbangan gol Kane ikut membantu Spurs bersaing di tiga besar klasemen dengan nilai 48, di bawah Liverpool (57) dan Manchester City (53).

    THE SUN | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.