Tren Diving Mohamed Salah, Sutton: Bisa Ancam Peluang Liverpool

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool, Mohamed Salah berduel dengan pemain Wolverhampton Wanderers, Jonny Castro dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Molineux, Wolverhampton, 22 Desember 2018. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Penyerang Liverpool, Mohamed Salah berduel dengan pemain Wolverhampton Wanderers, Jonny Castro dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Molineux, Wolverhampton, 22 Desember 2018. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Chris Sutton meyakini aksi teaterikal penyerang Mohamed Salah dengan melakukan diving untuk mendapat hadiah penalti bisa mengancam peluang Liverpool merebut gelar juara musim ini.

    Salah menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir setelah memenangi penalti buat Liverpool melawan Brighton , Arsenal, dan Newcastle. Pemain Mesir ini dikritik karena mudah terjatuh ketika membawa Liverpool mengalahkan Crystal Palace. Salah tampak tumbang setelah dihadang mantan bek Liverpool, Mamadou Sakho.

    Baca: Raih 7 Kemenangan Beruntun, MU Optimistis Finis Empat Besar

    Tapi, Chris Sutton, mantan pemain di Liga Inggris yang kini menjadi pengamat, memperingatkan reputasi Salah bisa rusak karena kerap diving. Tindakan ini adalah berpura-pura terjatuh karena diganjal sehingga wasit menghukum lawan. Di kotak penalti, hukumannya adalah eksekusi tendangan penalti. 

    “Setiap kali ia melakukan hal itu, ia membawa risiko yang bisa membahayakan peluang Liverpool merebut gelar juara di Liga Primer. Kelakuannya jatuh melawan Palace adalah yang kedua kali dalam bulan lalu (Januari 2019),” kata Sutton.

    Baca: Marcus Rashford Dianggap Setara Ronaldo dan Rooney

    "Jika ia terus melakukan hal itu, ia terancam kena skorsing dua pertandingan. Liverpool hanya butuh terpeleseat dua kali untuk membuat Manchester City kembali berada di puncak klasmen,” kata mantan pemain Blackburn Rovers itu.

    Liverpool sempat memimpin tujuh poin di puncak klasemen sebekum Manchester City mengalahkan  Huddersfield . Kini selisihnya hanya empat poin pada pekan ke-23. Masih ada 15 pertandinga lagi di liga musim ini.

    Baca: Teka-teki Romelu Lukaku di Manchester United, Jadi Pindah?

    Liverpool asuhan manajer Jurgen Klopp akan melakukan pemulihan di Dubai pekan ini, setelah mereka tersingkir dari Piala FA dan baru main lagi pada Rabu, 30 Januari 2019.

    MIRROR | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.