Manchester United Dahulukan Direktur Sepak Bola dibanding Manajer

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberi selamat pada Jesse Lingard yang menjebol gawang Cardiff dalam laga lanjutan Liga Inggris di Cardiff City Stadium, Inggris, 22 Desember 2018.  REUTERS

    Pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberi selamat pada Jesse Lingard yang menjebol gawang Cardiff dalam laga lanjutan Liga Inggris di Cardiff City Stadium, Inggris, 22 Desember 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester United akan merekrut seorang direktur sepak bola, sebelum menetapkan keputusan penting, yaitu manajer tetap untuk musim depan.

    Saat ini Mauricio Pochettino masih menjadi pilihan utama untuk menggantikan Jose Mourinho sebagai manajer tetap Manchester United.  

    Di sisi lain, manajer sementara, Ole Gunnar Solskjaer, terus mendapat dukungan dari semua tingkatan anggota klub setelah membawa Manchester United menang tujuh kali beruntun.

    Sir Alex Ferguson, yang menjadi penasihat Solskjaer dan memainkan peranan penting atas penunjukkan mantan pemainnya ini sebagai manajer sementara, juga akan mendukung pengangkatan status Solskjaer.

    Situasi terakhir tersebut yang menjadi salah satu alasan Manchester United memprioritaskan penunjukkan seorang direktur sepak bola.

    Paul Mitcheel dari Red Bull Leipzig mendapat pujian di mata para petinggi Manchester United untuk sosok seorang direktur sepak bola. Tapi, tampaknya akan sukar untuk merekrutnya dari klub Bundesliga Jerman itu dalam waktu dekat.

    Itu artinya kiper legendaris Manchester United, Edwin van der Sar yang kini menjadi ketua eksekutif Ajax menarik perhatian direksi Red Devils ini.

    Adapun ambisi Manchester United untuk memboyong mantan anggota tim Juventus, Giuseppe Marotta, dan direktur olahraga klub itu sekarang, Fabio Paratici, tak kesampaian. Marotta tak ingin bekerja di Inggris. Adapun Paratici ingin bertahan di klub dari Turin itu.

    Isu penunjukkan seorang direktur sepak bola menjadi salah satu sumber utama konflik manajer tim, Mourinho, dengan Manchester United. Hal itu juga ikut mengakibatkan Mourinho kehilangan jabatannya di Old Trafford.

    Pelatih asal Portugal itu menentang penunjukkan seorang direktur sepak bola yang akan memangkas wewenangnya sebagai manajer. Tapi, Manchester United seseorang dalam direksi yang bisa memberikan saran atau nasehat kepada para petinggi klub.

    INDEPENDENT | SOCCERNET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.