Kata Ivan Kolev Setelah Persija Tekuk Kepri Jaya 8-2

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persija, Ivan Kolev. (persija.id)

    Pelatih Persija, Ivan Kolev. (persija.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Debut Ivan Kolev sebagai pelatih Persija berbuah manis. Skuatnya mampu membekuk 757 Kepri Jaya FC dengan skor telak 8-2 di babak 32 besar Piala Indonesia leg pertama di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu, 23 Januari 2019.

    Lima gol Persija diborong oleh Marko Simic ditorehkan pada menit ke-14, 27, 40, 64 dan 69. Tiga gol lain dibuat Bruno Matos (35), Novri Setiawan (38) dan Bambang Pamungkas (87). Sementara dua gol balasan 757 Kepri Jaya dilesakkan oleh Azis Nurdin (50) dan Nanang Sufriyanto (56).

    Pelatih Persija Ivan Kolev mengatakan, kemenangan itu merupakan berkat kerja keras anak asuhnya di lapangan. Menurut dia, Marko Simic dan kawan-kawan mampu menjalankan intruksi pelatih dengan baik, sehingga ketika pertandingan baru berjalan 14 menit sudah mampu unggul.

    "Dari awal, kami menganggap dua pertandingan di Piala Indonesia sebagai persiapan untuk babak kualifikasi Liga Champion Indonesia," kata Ivan Kolev dalam jumpa pers usai laga.

    Tak heran, meskipun menghadapi klub Liga 3, Ivan Kolev menurunkan semua pemain inti termasuk tiga pemain asing yang baru. Sayangnya, usai laga itu, Ivan Kolev mendapatkan kabar tak mengenakkan, sebab tiga pemain asingnya, Vinicius Lopes Laurindo alias Vinicius Neguete, Jakhongir Abdumuminov, dan Bruno Oliveira de Matos alias Bruno Matos.

    "Kondisi ini harus kita terima," ujar dia.

    Sejatinya, ketiga pemain tersebut menunjukkan penampilan yang memuaskan sepanjang 90 menit. Bahkan, Bruno Matos menyumbangkan sebiji melalui tendangan keras menggunakan kaki kidalnya. Tapi, Kolev enggan mengomentari perihal penampilan perdana di laga resmi ketiga pemain asing barunya itu.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.