Performa Buruk dan Konflik Buat AS Monaco Pecat Thierry Henry

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thierry Henry memberi instruksi pada pemain AS Monaco Sofiane Diop. REUTERS/Francois Lenoir

    Thierry Henry memberi instruksi pada pemain AS Monaco Sofiane Diop. REUTERS/Francois Lenoir

    TEMPO.CO, Jakarta - Karir Thierry Henry sebagai Manajer AS Monaco dipastikan telah berakhir. Klub asal Prancis itu menyatakan akan memutuskan masa depan Henry secepatnya, namun sejumlah kabar menyebutkan mereka akan kembali memperkerjakan Leonardo Jardim, manajer yang digantikan oleh Henry.

    AS Monaco menyatakan dalam pernyataan resminya bahwa mereka akan membekukan Henry dari posisinya. Latihan AS Monaco pada Jumat hari ini akan dipimpin oleh Franck Passi, asisten yang direkrut AS Monaco untuk menolong Henry bulan lalu.

    Keputusan membekukan Henry tersebut diambil Monaco setelah prestasi mereka justru semakin melorot. Mereka kini berada di posisi ke-19 klasemen Liga Prancis. Sebelum ditangani Henry, AS Monaco berada di posisi ke-18.

    Mereka juga tersingkir dari ajang Copa Prancis setelah ditundukkan FC Metz, klub yang kini berlaga di divisi dua Liga Prancis, tiga hari lalu. Kekalahan yang kemudian membuat dia didepak dari posisinya.

    Henry praktis hanya bertahan selama 3 bulan setengah, tepatnya 104 hari sejak menggantikan Jardim. Tercatat dia menangani AS Monaco dalam 20 laga dengan hanya meraih lima kemenangan.

    Berikut performa AS Monaco di bawah Thierry Henry:

    Liga Prancis (12 laga): 2 menang, 3 seri, 7 kalah
    Liga Champions (4 laga): 1 seri, 3 kalah
    Copa Prancis (2 laga): 1 menang, 1 kalah
    Piala Liga Prancis (2 laga): 2 menang

    Tak hanya itu, Henry juga dinilai gagal membangun hubungan baik dengan para pemain As Monaco. Dia sempat mengkritik para pemainnya dengan mengatakan bahwa mereka tak memiliki mental juara.

    Pernyataan Henry itu disebut membuat sejumlah pemain senior AS Monaco seperti Radamel Falcao, Djibril Sidibe, Kamil Glik hingga penjaga gawang Danijel Subasic sakit hati. Mereka justru menilai Henry terlalu memaksakan gaya permainan yang diinginkannya dengan skuad AS Monaco yang ada saat ini.

    Dia bahkan sempat menyatakan tak akan memainkan sejumlah punggawa utamanya pada laga kontra Dijon di Liga Prancis akhir pekan ini.

    "Kami membutuhkan pemain yang ingin menyelamatkan klub ini, mereka yang tak berpikir soal diri sendiri," ujarnya setelah kekalahan dari Metz.

    Saat ditanya siapa pemain yang akan dia tinggalkan, Henry menjawab: "Anda akan melihatnya. Ada terlalu banyak nama."

    Kondisi itulah yang kemudian membuat para petinggi AS Monaco mengambil langkah mencopot Thierry Henry dari posisinya. Kini Henry pun disebut tak jelas karena kontraknya masih belum diputuskan oleh AS Monaco. Mereka hanya membekukan legenda Arsenal tersebut dan tak memberikannya kewenangan apa pun.

    GUARDIAN| DAILY STAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.