PSG Dapatkan Paredes, Menang Rebutan dengan Chelsea

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Leandro Paredes. [Wikipedia]

    Leandro Paredes. [Wikipedia]

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub elite Ligue 1 Prancis, PSG, berhasil teken kontrak dengan gelandang Zenit, Leandro Paredes, setelah memenangkan perebutan dengan Chelsea.

    Sejumlah media, sebelumnya, mengabarkan bahwa Paredes menjadi target rebutan tim Liga Primer Inggris ini. Namun Paredes lebih suka bergabung dengan pemimpin klasemen Ligue 1 dengan nilai kontrak 45 juta euro atau sekitar Rp 726 miliar.

    Sementara itu, pelatih kepala PSG, Thomas Tuchel, dalam keterangannya kepada awak media pada awal Januari 2019 mengatakan bahwa pihaknya sangat berminat mengambil Paredes pada musim transfer setelah Lassana Diarra dan Marco Verratti cedera.

    "Saya sangat bangga bisa bergabung dengan Paris-Saint Germain," kata Paredes sebagaimana dikutip situs resmi klub.

    "Setelah berpengalaman bermain sebelumnya di Italia dan Rusia, saya sekarang ini memiliki peluang fantastik tidak hanya menemukan liga baru, melainkan lebih dari itu yakni mengenakan kaos seragam sebuah klub paling bergengsi di dunia. Saya perlu mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua dan pelatih atas kepercayaan mereka dengan merekrut saya."

    Di PSG, Paredes bergabung bersama rekan senegaranya, Angel Di Maria, di ibu kota Prancis, Paris. Kedatangan pemain berusia 25 tahun di klub disambut langsung oleh Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.

    Paredes adalah pemain pertama yang menandatangani kontrak dengan PSG pada Januari 2019. Selanjutnya, Tuchel akan teken kontrak dengan beberapa pemain sebelum musim transfer ditutup pada Kamis ini. Pemain lain yang menjadi target PSG antara lain gelandang Watford, Abdoulaye Doucoure.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.