Ini Alasan Sarri Berkeras Pertahankan Gaya Permainan Chelsea

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bek Chelsea, Marcos Alonso, melakukan selebrasi bersama rekannya Olivier Giroud setelah mencetak gol ke gawang Huddersfield Town dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 10 Mei 2018. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    Bek Chelsea, Marcos Alonso, melakukan selebrasi bersama rekannya Olivier Giroud setelah mencetak gol ke gawang Huddersfield Town dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 10 Mei 2018. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri menegaskan bahwa dia tak akan mengubah skema permainan timnya meskipun mereka menelan kekalahan dalam dua laga terakhir di Liga Inggris. Dia tetap menilai pola permainan yang dia terapkan bisa berjalan dengan baik.

    Chelsea dikalahkan oleh Bournemouth dengan skor 0-4 pada laga Kamis kemarin. Sebelumnya mereka juga bertekuk lutut 0-2 dari Arsenal.

    Sarri berkeras tak akan mengubah gaya permainan timnya. Menurut dia, gaya permainan itu sebenarnya berjalan baik saat latihan atau pun di awal pertandingan. Namun dia mengakui bahwa timnya kerap kehilangan kepercayaan diri jika tertinggal lebih dulu.

    Baca: Chelsea Vs Huddersfield, Sarri Akan Istirahatkan 4 Pemain Ini

    "Karena setiap hari saya melihat di sesi latihan bahwa kami mampu berkembang. Kami kehilangan kepercayaan diri setelah kebobolan, tetapi di awal pertandingan kami memiliki mental yang tepat," ujarnya.

    "Pendekatan kami sangat bagus. Kami memang memiliki masalah untuk mencetak gol dan kami sedang berupaya untuk memperbaikinya. "

    Sarri juga membela performa Jorginho yang dianggap tak sebaik Kante dalam membantu lini pertahanan Chelsea. Dia menilai Jorginho menjalankan apa yang dia minta dengan baik.

    "Itu tergantung dari apa yang anda inginkan dari Jorginho. Jika anda ingin dia melakukan umpan-umpan matang, dia tak harus beradaptasi. Dia terbiasa bermain 40 hingga 45 meter dari gawang, jadi sangat tak mugkin dia melepaskan umpan matang. Dia sangat bagus dalam hal lainnya," ujar Sarri.

    Baca juga:  Chelsea Vs Huddersfield, Sarri Tak Mau Ubah Gaya Main Timnya

    Sarri menerapkan pola permainan 4-3-3 dengan Jorginho sebagai gelandang bertahan. Dia justru mendorong N'Golo Kante lebih ke depan sebagai gelandang kanan. Padahal Kante diakui sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di Liga Inggris saat ini.

    Dia dianggap sebagai salah satu kunci sukses Leicester City meraih gelar juara Liga Inggris pada musim 2015-2016. Setahun berselang, duetnya bersama Nemanja Matic membawa Chelsea meraih gelar yang sama di bawah asuhan Antonio Conte.

    Ketidakhadiran Kante sebagai gelandang bertahan membuat lini belakang Chelsea lemah musim ini. Dalam 10 laga terakhir, gawang Chelsea telah kebobolan 11 kali dan hanya mencatatkan tiga kali clean sheet.

    Formula permainan Maurizio Sarri pun akan kembali diuji pada laga malam nanti. Chelsea akan menghadapi Huddersfield pada laga lanjutan Liga Inggris pukul 22.00 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh MNC TV dan beIN Sports 1.

    FOOTBALL LONDON


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.