Diimbangi West Ham, Liverpool Tersendat Lagi di London Stadium

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi penyerang Liverpool, Mohamed Salah dan rekan setimnya setelah pemain Leicester City, Harry Maguire mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris di  Anfield, Liverpool, 31 Januari 2019. Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Leicester City. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Ekspresi penyerang Liverpool, Mohamed Salah dan rekan setimnya setelah pemain Leicester City, Harry Maguire mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 31 Januari 2019. Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Leicester City. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika tendangan pemain Liverpool, Divock Origi, di dalam kotak penalti West Ham United tepat jatuh di pelukan kiper Lukasz Fabianski pada menit 90+3, musnahlah peluang The Reds untuk meraih poin penuh, tiga angka, pada pekan ke-25 Liga Primer Inggris, Selasa dinihari, 5 Februari 2019.

    Padahal pada masa injury time dalam pertandingan di London Stadium, yang menjadi markas tanding West Ham United itu, Origi tinggal berhadapan dengan kiper Fabianski.

    Dalam rekaman pertandingan, Origi tampak jelas sudah berdiri dalam posisi offside, tapi hakim garis tampak tidak mengangkat bendera.

    Akibat dari hasil hanya 1-1 itu, Liverpool hanya mendapat tambahan nilai satu poin. Ini kedua kalinya mereka hanya bisa bermain seri, setelah menghadapi Leicester City. Posisi Reds di puncak klasemen pun menjadi rawan karena mereka kini hanya berselisih tiga poin dengan peringkat kedua, juara bertahan Manchester City.

    Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini, memenuhi janjinya sebelum pertandingan bahwa ia akan membantu mantan timnya, Manchester City, dalam persaingan gelar melawan Liverpool musim ini.

    Pellegrini yang membawa City menjadi juara Liga Primer Inggris sebelum digantikan Pep Guardiola membuat pacuan persaingan gelar pada 13 pertandingan tersisa menjadi kian seru.

    Tottenham Hotspur yang ada di peringkat ketiga memepet dengan hanya selisih dua poin dari pasukan Pep Guardiola. Hanya Chelsea, Manchester United, dan Arsenal yang berjarak lumayan jauh dari tiga besar, yaitu masing-masing dengan nilai 50, 48, dan 47.

    Kini memasuki 13 pertandingan terakhir pada liga musim ini, 2018-19, semua tim papan atas sudah pernah mengalami kesialan masing-masing. Rekor-rekor kemenangan, tak terkalahkan, atau pun jau pesat mereka dijegal. Liverpool, Manchester City, Tottenham, Chelsea, dan Arsenal mengalaminya. Tinggal Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang belum terpeleset.

    Dalam pertandingan itu, penyerang Liverpool, Roberto Firmino, bermain jauh di bawah bentuk permainan terbaiknya dan digantikan Origi pada menit ke-75. Mohamed Salah beberapa kali beraksi secara brilian, tapi West Ham menggalang pertahanan dengan baik untuk meredam pergerakan Salah.

    “Kami bertahan dengan sangat baik dan mungkin pantas menang malam ini. Anda tidak bisa bemain satu melawan satu melawan Liverpool dan melewati mereka. Anda harus menjaga kondisi fisik dengan baik dan menghentikan mereka,” kata pemain gelandang West Ham United, Mark Noble, setelah pertandingan.

    Pemain sayap Sadio Mane membawa Liverpool unggul lebih dulu pada menit ke-22 sebelum Michael Antonio menyamakan kedudukan West Ham United tujuh menit kemudian.

    Setelah meredam Liverpool, West Ham United kini menempati urutan ke-12 dengan selisih nilai yang lumayan aman dari ancaman terjerembab ke zona degradasi, urutan ke-18, 19, dan 20, yaitu 10 poin.

    SKY SPORTS | ESPN

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?