Raih Piala Asia, Qatar Naik ke Urutan 38 FIFA

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Qatar meluapkan ekspresinya setelah berhasil menaklukan Tim Nasional Indonesia dalam laga kualifikasi pra Piala Dunia 2014 Zona Asia grup E di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10). Tim Nasional Indonesia di taklukan oleh Qatar dengan hasil akhir 2-3. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pemain Qatar meluapkan ekspresinya setelah berhasil menaklukan Tim Nasional Indonesia dalam laga kualifikasi pra Piala Dunia 2014 Zona Asia grup E di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10). Tim Nasional Indonesia di taklukan oleh Qatar dengan hasil akhir 2-3. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Qatar melakukan lompatan luar biasa setelah sukses menjadi juara Piala Asia 2019. Negeri itu, sekarang, menempati ranking 38 FIFA setelah sebelumnya berada di urutan ke-55.

    Anak asuh Felix Sanches itu membuat kejutan tahun ini. Sebab pada laga sebelumnya, Qatar tidak pernah masuk ke semi final. Prestasi tertinggi negeri tersebut masuk delapan besar pada 1988 dan 2011 ketika menjadi tuan rumah.

    Namun, Uni Emirat Arab dan Qatar, dianggap sebagai tim favorit pada turnamen bergengsi negara-negara Asia tersebut.

    Pada laga Piala Asia yang digelar di Uni Emirat Arab itu, Qatar memenangkan tujuh dari pertandingan yang dijalani. Dari pertandingan tersebut, Qatar memasukkan 19 gol dan hanya kebobolan sekali saat mengalahkan Jepang di final 3-1.

    Keberhasilan menjadi juara Piala Asia menyebabkan Qatar berada di posisi kelima AFC di belakang Iran, Jepang, Korea Selatan dan Australia.

    Sementara itu finalis Pial Asia, Jepang, juga naik 23 peringkat menjadi peringkat ke 27. Adapun Korea Utara yang berada di satu grup dengan Qatar bernasib sial. Negeri sosialis itu anjlok 12 peringkat menjadi peringkat ke-121.

    LIVE SCORE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.