Hadapi Persiwa, Pelatih Persib Tak Siapkan Adu Penalti

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persib Miljan Radovic. (persib.co.id)

    Pelatih Persib Miljan Radovic. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic tidak mempersiapkan latihan adu penalti menjelang pertandingan leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia kontra Persiwa Wamena di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 11 Februari 2019.

    Radovic optimis pertandingan akan selesai dalam waktu normal 90 menit. Ia yakin Maung Bandung mampu menekuk Persiwa di hadapan ribuan bobotoh Persib.

    Baca: Jadwal Persib: Izin Laga Vs Persiwa Turun, Digelar 11 Februari

    "Tidak pikir untuk itu. Kita ingin menang di 90 menit," ujar Radovic usai latihan rutin di lapangan sarana olahraga (Saraga) Institut Teknologi Bandung, Jalan Siliwangi, Kota Bandung, Jumat, 8 Februari 2019.

    Dalam leg pertama, Persib ditahan imbang Persiwa tanpa gol. Menerapkan permainan bertahan total dan sesekali memaksimalkan serangan balik, membuat Persiwa tak sekalipun kebobolan dari Persib. Penyerang Persib mati kutu lantaran tak kunjung mampu menjebol gawang Persiwa yang dikawal ketat oleh Endang Subrata.

    Baca: Tomas Repka, Mantan Bad Boy Liga Inggris, Dipenjara 15 Bulan

    Pelatih asal Montenegro itu mengatakan bakal merotasi beberapa pemainnya dalam laga nanti. Kemungkinan besar, beberapa pemain Persib yang tidak diturunkan dalam laga leg pertama.

    "Selalu ada rotasi, perubahan komposisi tim dari kemarin, untuk Senin akan ada beberapa pemain baru yang belum bermain lawan Wamena. Kita akan coba beberapa pemain," ucapnya.

    Baca: Video Viral: Joaquin Cetak Gol Real Betis dari Tendangan Sudut

    Menurut dia, pemain Persib sudah semakin siap melakoni laga kontra Wamena pada Senin nanti. Radovic mengatakan mulai dari kondisi fisik hingga kekompakan pun sudah dikantongi anak asuhnya untuk melakoni laga nanti. "Ya kita suda siap. Kita tunggu Senin dan main. Fisik pemain juga dalam kondisi bagus," ujarnya.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.