Presiden Persija Tanggapi Pengundura Diri Sejumlah Petinggi Klub

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Persija Jakarta. Antara

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden klub Persija Jakarta Ferry Paulus menegaskan, tidak satu sosok pun di tim yang lebih besar daripada Persija itu sendiri. Hal tersebut disampaikan Ferry di Jakarta, Jumat, menanggapi pengunduran diri beberapa petinggi Persija Jakarta.

"Tidak ada yang boleh lebih besar dari pada Persija entah itu pemain, pelatih dan manajemen atau siapapun. Persija harus lebih besar dari yang lainnya," ujar Ferry.

Baca: Pembina Persija Jakarta Tanggapi Mundurnya Beberapa Petinggi Klub

Menurut dia, pengunduran diri petinggi Persija termasuk direktur utama I Gede Widiade merupakan hal biasa dalam organisasi. Apalagi, keputusan Gede dan sosok lain yang hengkang merupakan niat pribadi.

"Ada beberapa alasan mereka mundur, di antaranya karena merasa sudah mencapai target dan ada hal-hal yang di luar urusan Persija. Namun dalam aksi korporasi, rotasi itu hal biasa. Buat kami, tidak ada yang terlalu istimewa dari hal ini," tutur Ferry.

Meski ditinggal beberapa pilarnya di manajemen, Ferry menegaskan Persija akan tetap berjalan meniti prestasi. Terdekat, Persija fokus melewati kualifikasi Liga Champions Asia 2019, di mana mereka akan menghadapi Newcastle Jets di Australia, Selasa (12/2).

Baca: Digeser dari Direktur Utama Persija, Gede Widiade Pilih Mundur

"Persija menatap pertandingan di Australia. Semua fokus ke arah sana," kata Ferry. Persija kehilangan direktur utamanya I Gede Widiade dan direktur operasional M. Rafil Perdana karena mengundurkan diri sejak 1 Februari 2019. Kabar ini sendiri diumumkan kepada media pada Rabu (6/2). Sejatinya, I Gede Widiade sempat ditawari posisi direktur olahraga oleh para pemegang saham Persija, tetapi pria berdarah Bali itu memutuskan untuk tidak memenuhi permintaan itu dan memilih hengkang dari Persija.

Sebagai pengganti Gede, pemegang saham Persija menunjuk Kokoh Afiat sebagai direktur utama Persija. Keputusan Gede dan Rafil untuk hengkang diikuti oleh beberapa pejabat Persija lain yaitu direktur pemasaran dan komersial Andika Suksmana, ketua panpel Budi Saputra, wakil ketua panpel Prasetyo, manajer U-19 Persija Arvi Perwira dan manajer tim U-16 Persija Erwan.






127 Tewas Usai Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Kenapa Polisi Pakai Gas Air Mata?

1 jam lalu

127 Tewas Usai Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Kenapa Polisi Pakai Gas Air Mata?

Sebanyak 127 orang tewas dalam kericuhan terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya. Soal penggunaan gas air mata jadi sorotan.


Ricuh Laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya Tewaskan 127 Orang, Ini 6 Fakta yang Sudah Diketahui

1 jam lalu

Ricuh Laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya Tewaskan 127 Orang, Ini 6 Fakta yang Sudah Diketahui

Kericuhan yang menyebabkan 127 korban tewas terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim, Arema FC vs Persebaya Surabaya.


Kapolda Jatim: 127 Orang Meninggal Akibat Ricuh Laga Arema FC vs Persebaya

2 jam lalu

Kapolda Jatim: 127 Orang Meninggal Akibat Ricuh Laga Arema FC vs Persebaya

Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya.


Terpukul Pertandingan Arema FC Telan Korban Jiwa Puluhan Orang, Ini yang Dilakukan Juragan 99

3 jam lalu

Terpukul Pertandingan Arema FC Telan Korban Jiwa Puluhan Orang, Ini yang Dilakukan Juragan 99

Juragan 99 tak berkomentar apapun di media sosialnya, tapi ia terlihat amat berduka dari unggahan di akun Instagramnya setelah tragedi itu.


PSSI Larang Arema FC Jadi Tuan Rumah Hingga Akhir Musim Liga 1 Usai Kerusuhan Kanjuruhan

3 jam lalu

PSSI Larang Arema FC Jadi Tuan Rumah Hingga Akhir Musim Liga 1 Usai Kerusuhan Kanjuruhan

PSSI melarang Arema FC menjadi tuan rumah Liga 1 2022-2023 hingga akhir musim. Sanksi berat menanti usai kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.


Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, PT LIB Hentikan Liga 1 selama Sepekan

3 jam lalu

Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, PT LIB Hentikan Liga 1 selama Sepekan

PT LIB menghentikan Liga 1 selama satu pekan akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan seusai laga Arema FC vs Persebaya.


Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 60 Orang Usai Arema Kalah, Arie Kriting Bersuara, Juragan 99 Ubah Foto Profil

5 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 60 Orang Usai Arema Kalah, Arie Kriting Bersuara, Juragan 99 Ubah Foto Profil

Arie Kriting meminta investigasi menyeluruh atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan puluhan orang buntut kekalahan Arema FC dari Persebaya Surabaya.


Top Skor Liga 1 Pekan Ke-11: Matheus Pato Melesat ke Puncak Usai Cetak Hat-trick

11 jam lalu

Top Skor Liga 1 Pekan Ke-11: Matheus Pato Melesat ke Puncak Usai Cetak Hat-trick

Penyerang asal Brasil Matheus Pato melesat ke puncak daftar top skor Liga 1 setelah memborong 3 gol saat Borneo FC menekuk Madura United 3-0.


Hasil - Klasemen Liga 1: Borneo FC vs Madura United 3-0, Dewa United vs Rans Nusantara FC 2-2

13 jam lalu

Hasil - Klasemen Liga 1: Borneo FC vs Madura United 3-0, Dewa United vs Rans Nusantara FC 2-2

Hasil Liga 1 pekan ke-11, Sabtu, 1 Oktober 2022: Borneo FC vs Madura United 3-0 dan Dewa United vs Rans Nusantara FC 2-2.


Polisi Minta Bobotoh Jaga Ketertiban dan Terima Hasil Persib vs Persija

19 jam lalu

Polisi Minta Bobotoh Jaga Ketertiban dan Terima Hasil Persib vs Persija

Polda Jawa Barat menyatakan akan menindak setiap aksi yang melanggar hukum selama penyelenggaraan laga Persib vs Persija di Liga 1.