Piala Indonesia: Persebaya Vs Persinga Hanya Jalani 1 Laga

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persebaya Surabaya. (persebaya.id)

    Persebaya Surabaya. (persebaya.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persebaya menghadapi Persinga Ngawi pada lanjutan babak 32 besar Piala Indonesia yang akan digelar pada Sabtu, 16 Februari 2019, di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

    "Sesuai surat dari PSSI, pertandingan dilangsungkan di Surabaya menggunakan sistem single match atau hanya satu laga," ujar sekretaris tim Persebaya Ram Surahman ketika dikonfirmasi, Senin, 11 Februari 2019.

    Persebaya mendapatkan kepastian soal pertandingan babak 32 besar Piala Indonesia itu hari ini melalui surat bernomor: 501/AGB/67/II-2019 ditandatangani Sekjen PSSI Ratu Tisha.

    Bersifat single match, kata dia, berarti pertandingan tersebut akan berbeda dengan laga-laga babak 32 besar lainnya yang menggunakan sistem kandang-tandang.

    Pertandingan juga sempat mengalami beberapa kali penundaan karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian Ngawi.

    "Di surat tertera laga dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB dan terbuka bagi penonton," ucapnya.

    Pemenang pada pertandingan tersebut dipastikan lolos ke babak 16 besar dan sudah ditunggu Persidago Gorontalo di pertemuan pertama pada Selasa, 19 Februari di Stadion 23 Mei Gorontalo.

    Selanjutnya untuk pertemuan kedua  digelar Sabtu, 23 Februari, di kandang pemenang antara Persebaya dan Persinga Ngawi.

    Tim pelatih Persebaya masih meliburkan latihan pemain, kecuali tiga pemain asingnya yang diberi program ekstra kepada Amido Balde, Manuchehr Jalilov, dan Otavio Dutra.

    Menu yang diberikan pelatih fisik Persebaya Rudy Eka Priambada untuk memulihkan fisik ketiga pemainnya, seperti melakukan beberapa gerakan cardio, juga readaptacio fisico.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.