Diusir Saat MU vs PSG, Paul Pogba Disebut Idiot

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Paul Pogba kembali menjadi sorotan setelah mendapatkan kartu merah pada laga Manchester United atau MU vs PSG dini hari tadi. Suporter MU menyebut pesepakbola asal Prancis itu 'Idiot'.

    Pogba mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-89 pertandingan setelah melakukan pelanggaran terhadap Dani Alves. Sebelumnya dia telah mendapatkan kartu kuning atas pelanggarannya terhadap Marco Veratti pada babak pertama.

    Kartu merah tersebut membuat Pogba dipastikan absen pada laga kedua di Paris, Prancis, Maret mendatang. Padahal Manchester United membutuhkan kemenangan dengan minimal selisih tiga gol jika ingin terus melaju ke babak 8 besar Liga Champions.

    Hal itu membuat suporter Manchester United di dunia maya geram. Sebagian dari mereka menilai pelanggaran yang dilakukan oleh Pogba sebagai sesuatu yang bodoh.

    "Pogba adalah seorang idiot, saya bisa menebak dia akan mendapatkan masalah sejak awal pertandingan," cuit seorang suporter MU di dunia maya.

    "Pogba harus berhenti melakukan jegalan seperti itu dan mendapatkan kartu yang tak perlu. Jika tidak, hanya btuh waktu untuk memastikan dia mencederai seseorang," cuit lainnya.

    Namun penilaian suporter Manchester United tersebut tampaknya terlalu berlebihan. Sepanjang karirnya, Pogba dikenal sebagai pemain yang cukup jarang mendapatkan kartu dari wasit.

    Sepanjang karirnya, Paul Pogba baru mengantongi 49 kartu kuning dan tiga kartu merah di semua kompetisi. Musim ini saja dia tercatat baru mengantongi tiga kartu kuning dan satu kartu merah di semua kompetisi yang diikuti MU.

    Tonton: Liga Champions: PSG Tundukkan Manchester United 2-0

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.