Persib Tak Jadi Rekrut Yamashita, Radovic Butuh Pemain Serang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib asal Jepang, Kunihiro Yamashita. (persib.co.id)

    Pemain Persib asal Jepang, Kunihiro Yamashita. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Bek tengah asal Jepang Yamashita Kunihiro dipastikan tidak jadi berseragam Persib Bandung untuk kompetisi Liga 1 2019. Pelatih kepala Persib Miljan Radovic membenarkan bahwa Persib tidak jadi merekrut pemain tersebut.

    "Ya (Yamashita finis di Persib). Dia pemain bagus, dia mengerti situasi di sini," ujar Radovic usai latihan rutin di lapangan Sarana Olahraga ITB, Jalan Siliwangi, Kota Bandung, Rabu, 13 Februari 2019.

    Baca: Piala Indonesia: Jadwal 16 Besar Berubah, Ini Rinciannya

    Menurut Radovic, kebutuhan Persib saat ini bukan pemain dengan posisi bek tengah melainkan penyerang. Artinya, slot satu pemain asing Asia yang dibidik Persib merupakan pemain dengan posisi penyerang. "Yamashita pemain bagus tapi kita perlu pemain Asia attacking," kata pelatih berpaspor Montenegro itu.

    Rumor beredar bek tangguh Fabiano Beltrame tinggal menunggu waktu untuk menjadi bagian dari skuad berjulukan Maung Bandung. Apalagi, Fabiano sudah berpamitan dengan klub lamanya Madura United.

    Baca: Beckham Dapat Kontrak 3 Tahun di Persib Bandung

    Namun, Radovic masih enggan membenarkan kalau Fabiano akan segera bergabung Persib. Menurut dia, masalah keputusan bergabung atau tidaknya Fabiano merupakan wewenang manajemen Persib.

    "Kamu harus tanya manajemen dulu (masalah Fabiano), saya bicara sama manajemen dan support. Saya sekarang perlu pemain Asia attacking," kata dia.

    Sementara itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S. Taryono masih mengelak saat ditanya ihwal kabar tak jadinya mengontrak Yamashita. "Itukan (masalah Yamashita) wewenangnya Radovic nanti saya akan pastikan dulu sama Radovic," katanya.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.