Ada Kontroversi Gol Ajax, UEFA Puas VAR di Liga Champions

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gol Ajax ke gawang Real Madrid yang dicetak Nicolas Tagliafico dianulir wasit setelah memanfaatkan VAR. Real Madrid menang 2-1 dalam laga pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari WIB, 14 Februari 2019. (marca.com)

    Gol Ajax ke gawang Real Madrid yang dicetak Nicolas Tagliafico dianulir wasit setelah memanfaatkan VAR. Real Madrid menang 2-1 dalam laga pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari WIB, 14 Februari 2019. (marca.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerapan teknologi rekaman video sebagai alat bantu wasit (VAR) di seluruh stadion yang menggelar pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions beberapa waktu lalu, dinilai Ketua Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) Roberto Rosetti, berjalan sempurna.

    Teknologi VAT diterapkan untuk pertama kali di kompetisi Liga Utama di Eropa dan digunakan pada pertandingan ketika terjadi keragu-raguan apakah terjadi offside atau tendangan penalti.

    Baca: Liga Champions, Sergio Ramos Terancam Larangan Bermain 3 Laga

    "Saya gembira dengan cara VAR diterapkan," kata Rosetti seperti yang dikutip dalam laman www.uefa.com.

    "Teknologi berjalan dengan sempurna dan tim wasit bisa bekerja dengan tingkat sangat tinggi," katanya.

    Hal yang paling disorot dalam keputusan yang melibatkan teknologi VAR adalah dianulirnya gol Ajax saat menghadapi Real Madrid karena Dusan Tadic sudah berada dalam posisi offside saat Nicolas Tagliafico menyundul bola yang tidak bisa dihalau kiper Thibaut Courtois.

    Baca: Gol Ajax ke Gawang Real Madrid Dianulir, Begini Penjelasannya

    Pihak UEFA mendukung keputusan untuk menganulir gol tersebut, tapi yang menjadi pertanyaan adalah lamanya waktu yang diperlukan sebelum membuat keputusan, yaitu hampir tiga menit.

    Mengenai hal tersebut, Rosetti berjanji untuk melakukan penyempurnaan agar sistem VAR berjalan lebih efektif.

    "Hal yang paling penting adalah, wasit membuat keputusan yang benar. Akurasi lebih penting daripada kecepatan," katanya menegaskan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.