Luis Suarez Titik Lemah Barcelona di Lyon? Ini Kata Valverde

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Barcelona, Ernesto Valverde, tidak khawatir dengan kegagalan penyerang Luis Suarez mencetak gol di kandang Lyon FC dinihari tadi, Rabu 20 Februari 2019, dalam pertandingan yang berakhir 0-0.

    “Saya tidak khawatir dengan perfoma Suarez dan saya akan lebih khawatir jika ia tidak mendapat satu peluang untuk mencetak gol,” kata Valverde.

    “Itulah yang saya minta dari seorang penyerang untuk dikerjakan. Jika ia tidak kesempatan untuk membobol gawang lawan, ia bisa menciptakan peluang buat rekan-rekannya,” kata Valverde seperti yang dikutip koran Spanyol, Marca.

    “Ia menakutkan bagi lawan-lawannya, tapi sepak bola memang seperti itu dan penyerang akan menghadapi situasi seperti ini. Yang penting, ia punya peluang, ” Valverde melanjutkan.

    Untuk tim sekelas Barcelona, partai tandang dan kandang bisa sama saja artinya. Apalagi, bila kualitas teknik lawan di bawah mereka. Karena itu, hasil 0-0 mereka di kandang Lyon FC dinihari tadi, bisa dianggap sebagai kerugian buat Barca pada pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions.

    Setidaknya ada 25 tembakan yang berhasilkan dilakukan para pemain Barcelona ke arah gawang Lyon. Tapi, tak satu pun bisa menghasilkan gol.

    Kiper Lyon, Anthony Lopes, menjadi salah satu pahlawan menghadapi tim raksasa dari provinsi Catalan, Spanyol itu. Lopes menahan tendangan Lionel Messi, Luis Suarez, dan Philippe Coutinho.

    Tapi, kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen juga bermain cemerlang. Ia antara berhasil menepis tembakan jarak jauh yang akurat dari Martin Terrier. Pertandingan pertemuan kedua 16 besar Liga Champions ini akan berlangsung di Stadion Camp Nou, 13 Maret mendatang.

    Barcelona memang masih memelihara reputasi sebagai juara bertahan La Liga Spanyol. Mereka saat ini unggul tujuh poin di puncak klasemen dari urutan kedua, Atletico Madrid. Tapi, pada kejuaraan antarklub Eropa ini, Barcelona sudah tidak pernah juara sejak mereka mengalahkan Juventus pada final 2015.

    Barcelona juga masih berpeluang besar untuk melangkah ke perempat final Liga Champions untuk ke-11 kali beruntun. Pasalnya, mereka akan ganti bermain di kandang sendiri tanpa defisit gol dalam sistem laga kandang-tandangan pada fase gugur ini. Tapi, mereka kembali memperlihatkan kelemahannya di lini depan.

    Barcelona kini sudah menuai hasil seri empat kali dari lima pertandingan terakhir mereka pada semua kompetisi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.