Prediksi Chelsea Vs Malmo, Satu Dari Dua Laga Final Sarri

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Chelsea, Ross Barkley melakukan selebrasi bersama rekannya Olivier Giroud setelah mencetak gol ke gawang Malmo dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Eropa di Stadion Swedbank, Malmo, Swedia, 15 Februari 2019. Chelsea mengalahkan Malmo 2-1. Action Images via Reuters/Peter Cziborra

    Gelandang Chelsea, Ross Barkley melakukan selebrasi bersama rekannya Olivier Giroud setelah mencetak gol ke gawang Malmo dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Eropa di Stadion Swedbank, Malmo, Swedia, 15 Februari 2019. Chelsea mengalahkan Malmo 2-1. Action Images via Reuters/Peter Cziborra

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga kedua babak 32 besar Liga Europa antara Chelsea vs Malmo akan tersaji pada Jumat dini hari nanti. Meskipun Chelsea memiliki keunggulan karena menang 2-1 pada laga pertama, skuad The Blues dinilai belum betul-betul aman.

    Masalah bagi Manajer Chelsea, Murizio Sarri adalah skuadnya tampil kurang konsisten pada paruh kedua musim ini. Dari 14 laga sejak Januari lalu, Chelsea menelan enam kekalahan di semua kompetisi. Terakhir, Eden Hazard cs disingkirkan Manchester United dari ajang Piala FA dengan kekalahan 0-2.

    Secara materi pemain, Chelsea tak diragukan jauh lebih unggul ketimbang Malmo. Namun yang menjadi masalah adalah gaya permainan yang diinginkan Maurizio Sarri tak dapat dimengerti oleh anak asuhnya.

    Baca: Liga Europa, Maurizio Sarri Disarankan Ganti Strategi Chelsea

    Terakhir bek Antonio Rudiger berbicara soal ini. Menurut dia, skema permainan Sarri kurang bisa dipahami karena mereka jarang memperaktekkannya di lapangan saat latihan. Sarri lebih sering berbicara seperti layaknya seorang guru yang mengajari muridnya dalam kelas.

    Sebelum Rudiger, pemain sayap Chelsea, Pedro Rodriguez, juga berbicara soal bagaimana sulitnya Sarri-ball diterapkan. Menurut dia, apa yang diinginkan oleh Sarri sangat sulit diterapkan secara konsisten di setiap pertandingan.

    Pengamat sepak bola Inggris, Paul Merson, bahkan meminta Sarri untuk tak keras kepala dan mencoba pendekatan baru. Menurut dia, manajer asal Italia tersebut harus mencari skema permainan lain yang lebih cocok bagi Chelsea.

    Hal itu diungkapkan Merson karena dia menilai laga kontra Malmo dan final Carabao Cup kontra Manchester City akhir pekan nanti bisa jadi dua laga penentuan nasib Sarri. Jika kembali gagal di dua kompetisi ini, sangat besar kemungkinan Roman Abramovich benar-benar akan mendepaknya.

    Baca: Rudiger Ikut Keluhkan Strategi Sarri di Chelsea

    Laga kontra Malmo bisa menjadi ajang eksperimen bagi Sarri. Bagaimana pun mereka memiliki keunggulan dari laga pertama dan keuntungan karena bermain di kandang sendiri.

    Pekerjaan paling penting Sarri adalah bagaimana mencegah timnya terus kebobolan. Dari 14 laga terakhir gawang Kepa Arrizabalaga telah kebobolan 20 gol. Ini merupakan catatan terburuk Chelsea dalam tiga musim terakhir.

    Mengembalikan N'Golo Kante ke posisi aslinya sebagai gelandang bertahan mungkin bisa jadi opsi yang paling rasional bagi Sarri. Bagaimana pun, sejak kedatangannya dari Leicester City, Kante dianggap sebagai faktor signifikan dalam menambal lini belakang Chelsea yang diisi oleh pemain-pemain uzur.

    Hal kedua adalah Sarri tampaknya harus lebih memberikan kepercayaan kepada bek muda Andreas Christensen. Sejak kedatangan Sarri, pemain muda asal Denmark ini tak banyak mendapatkan kesempatan. Praktis dia hanya bermain sebanyak 15 kali di semua kompetisi musim ini.

    Padahal di era Antonio Conte, Christensen merupakan satu dari tiga bek tengah andalan Chelsea. Dia juga sempat diplot sebagai calon pengganti Garry Cahill dan David Luiz yang sudah termakan usia.

    Baca juga: Liga Europa Dinihari Nanti, Kepa Absen Bisa Sampai Final Carabao

    Membentuk lini belakang yang kuat sangat penting karena Chelsea sebenarnya hanya butuh hasil imbang 0-0 pada laga melawan Malmo. Memang tak ada jaminan bahwa lini pertahanan Chelsea akan lebih kuat untuk menghadapi Manchester City dengan berhasil menahan gempuran Malmo dini hari nanti.

    Tetapi setidaknya moral para pemain belakang mereka akan sedikit terangkat jika mereka mencetak clean sheet. Maklum, dalam tiga laga terakhir gawang Chelsea tak pernah absen dijebol lawan dan kebobolan total sembilan gol.

    Misi tak kebobolan akan menjadi tantangan bagi Chelsea dalam satu dari dua laga final Sarri. Jika sukses melakoni hal tersebut, bisa jadi mereka akan memberikan kejutan kepada Manchester City pada final Carabao Cup.

    Apakah Chelsea mampu menjawab tantangan pertama dari dua laga final tersebut? Jawabannya akan tersaji pada laga kedua babak 32 besar Liga Europa Jumat dini hari nanti pukul 03.00 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh RCTI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?