Fakta Menarik Sevilla vs Barcelona, 2 Tim Tertua di Liga Spanyol

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresu penyerang Barcelona, Luis Suarez setelah pemain Sevilla, Wissam Ben Yedder mencetak gol dalam pertandingan leg pertama perempatfinal Piala Raja di Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, 24 Januari 2019. REUTERS/Marcelo del Pozo

    Ekspresu penyerang Barcelona, Luis Suarez setelah pemain Sevilla, Wissam Ben Yedder mencetak gol dalam pertandingan leg pertama perempatfinal Piala Raja di Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, 24 Januari 2019. REUTERS/Marcelo del Pozo

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Sevilla vs Barcelona yang akan berlangsung pada Sabtu malam nanti ternyata memiliki sejarah yang sangat panjang. Keduanya tercatat sebagai tim tertua di daratan Spanyol.

    Barcelona yang didirikan pada 1899 dianggap sebagai klub tertua di Spanyol. Sevilla secara resmi baru didaftarkan pada 1905 dan menjadi klub tertua kedua setelah Barcelona.

    Meskipun Sevilla secara legal lebih muda dari Real Madrid yang berdiri pada 1902, namun UEFA dan FIFA menganggap mereka lebih tua karena merupakan kelanjutan dari klub yang didirikan di Inggris oleh ekspatriat Spanyol pada 1890.

    Soal rekor pertemuan, meski keduanya merupakan tim tertua di Spanyol, laga kontra Sevilla vs Barcelona baru terjadi sebanyak 149 kali di Liga Spanyol. Jumlah itu kalah dari laga El Clasico yang sudah tergelar 177 kali di kompetisi yang sama.

    Hal itu tak lepas dari degradasi yang sempat dialami Sevilla dari divisi utama Liga Spanyol. Terakhir kali mereka mengalami degradasi adalah pada musim 1999-2000 namun pada musim 2001-2002 mereka kembali setelah menjuarai divisi kedua Liga Spanyol pada musim 2000-2001.

    Dari 149 pertemuan di Liga Spanyol, Barcelona jelas lebih dominan. Mereka mengantongi 81 kemenangan berbanding 36 kemenangan milik Sevilla, 32 laga lainnya berakhir imbang.

    Terakhir kali Sevilla mengalahkan Barcelona di Liga Spanyol adalah pada pertemuan pertama musim 2015-2016. Bermain di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla menang 2-1 berkat gol Michael Krhon-Dehli dan Vicente Iborra sementara Barcelona hanya mampu memperkecil kedudukan lewat Neymar Jr melalui titik penalti.

    Hubungan Sevilla dan Barcelona dalam hal transfer pemain bisa dianggap cukup baik. Barcelona sempat membantu Sevilla keluar dari krisis finansial pada tahun 1960-an.

    Sevilla saat itu membutuhkan banyak dana untuk membangun Stadion Ramon Sanchez Pizjuan yang menjadi markas mereka saat ini. Pembelian pertama Barcelona adalah bek kiri Tibor Szalay pada musim 1961-962.

    Pada musim 1965-1966 Barcelona memboyong bek tengah Sevilla, Gallego dan dua musim berselang giliran gelandang Oliveros.

    Sejumlah pemain andalan Barcelona juga merupakan eks pemain Sevilla. Ivan Rakitic, Clement Lenglet hingga Dani Alves merupakan tiga eks punggawa klub asal Andlusia tersebut yang sukses bersama La Blaugrana.

    Di sisi lain, Sevilla juga sangat rajin menampung pemain didikan akademi La Masia. Pemain asli didikan Barcelona terakhir yang diboyong oleh Sevilla adalah Munir El Hadaddi. Sebelumnya terdapat nama seperti Gerard Deulofeu dan Denis Suarez yang bermain untuk Sevilla sebagai pemain pinjaman.

    Laga Sevilla vs Barcelona akan berlangsung pada Sabtu malam pukul 22.15 WIB dan disiarkan secara langsung oleh beIN Sports 2.

    BARCELONA FC | SEVILLA FC| TRANSFERMARKT


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.