Bungkam Kamboja, Timnas U-22 Indonesia ke Semifinal Piala AFF

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain depan Timnas U-22, Marinus Wanewar dalam pertandingan uji coba di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Ahad, 10 Februari 2019. Indonesia bakal melakoni laga pertama penyisihan Grup B Piala AFF U-22 menghadapi Myanmar pada Senin, 18 Februari 2019. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Pemain depan Timnas U-22, Marinus Wanewar dalam pertandingan uji coba di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Ahad, 10 Februari 2019. Indonesia bakal melakoni laga pertama penyisihan Grup B Piala AFF U-22 menghadapi Myanmar pada Senin, 18 Februari 2019. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, JakartaTimnas U-22 Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal Piala AFF U-22 setelah meraih kemenangan 2-0 pada laga terakhir babak penyisihan Grup B Piala AFF U-22 kontra tuan rumah Kamboja di Stadion National, Phnom Penh, Jumat malam ini. Penyerang Marinus Wanewar memborong gol kemenangan skuad asuhan Indra Sjafri.

    Mendapatkan misi harus menang untuk melaju ke babak semi final membuat Timnas U-22 Indonesia tampil menyerang sejak awal pertandingan. Kamboja yang sudah memastikan menjadi juara Grup B pun tampak bermain tak ngotot.

    Pada menit ke-18, penyerang Marinus Manewar membawa Timnas U-22 Indonesia unggul. Gol Marinus berawal dari pergerakan Witan Sulaeman di sisi kiri pertahanan Kamboja.

    Witan dengan cerdik melepaskan umpan terukur kepada Marinus yang berada di tengah kotak penalti. Marinus sebenarnya sempat gagal mengeksekusi umpan Witan itu. Tendangannya hanya menerpa angin.

    Namun dewi fortuna tampaknya masih memihak kepada skuad Garuda Muda saat itu. Bola jatuh tak jauh dari pemain asal Papua berusia 21 tahun itu. Penjaga gawang Kamboja, Keo Soksela, pun terlanjur telah keluar dari sarangnya sehingga Marinus dengan mudah menceploskan bola ke gawang.

    Sisi kiri tampaknya menjadi titik kelemahan Kamboja. Sembilan menit berselang Timnas U-22 Indonesia kembali mendapatkan peluang emas dari sisi tersebut.

    Kali ini Osvaldo Haay menusuk ke kotak penalti dan mampu melepaskan diri dan penjagaan pemain belakang Kamboja. Sayangnya, Osvaldo lebih memilih mengeksekusi sendiri peluang tersebut meskipun dirinya hanya mendapatkan sudut sempit. Bola tembakan Osvaldo pun hanya membentur pemain belakang Kamboja dan berbuah tendangan sudut.

    Baca: Timnas U-22 Gilas Kamboja 2-0, Marinus Wanewar Jadi Bintang

    Peluang tersebut mungkin akan berbuah gol jika saja Osvaldo mengirimkan bola kepada Marinus yang sudah siap di depan gawang.

    Pada akhir babak pertama Marinus kembali mendapatkan peluang. Berawal dari serangan balik cepat, dia sebenarnya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Keo Soksela yang sudah maju untuk menutup ruang tembaknya. Marinus lebih memilih mengumpan bola kepada dua rekannya dan akhirnya lini pertahanan Kamboja pun berhasil menggagalkan peluang tersebut.

    Pada babak kedua, Kamboja menaikkan tempo permainan demi mencetak gol penyeimbang. Namun lini belakang Timnas U-22 Indonesia yang dikawal oleh Nurhidayat Haji Haris dan Bagas Adi Nugroho masih terlalu tangguh.

    Justru Timnas U-22 Indonesia yang berkali-kali membahayakan gawang Kamboja melalui Osvaldo Haay, Marinus maupun Gian Zola.

    Upaya Timnas U-22 Indonesia untuk menambah gol berbuah hasil pada menit ke-22. Berawal dari lemparan ke dalam, bola lambung yang dikirimkan kepada Marinus gagal dibuang dengan sempurna oleh lini belakang Kamboja.

    Bola justru jatuh ke kaki Marinus yang langsung melepaskan tembakan dengan kaki kiri. Keo Soksela yang tak menduga tembakan Marinus itu pun hanya terpaku melihat bola menembus gawangnya.

    Kemenangan tersebut membuat Timnas U-22 Indonesia mengunci posisi runner-up Grup B. Pada babak semifinal Piala AFF U-22 mereka akan menghadapi Vietnam yang merupakan juara Grup A.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.