Depak Jahongir, Persija Jakarta Panggil Kembali Rohit Chand

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta Marko Simic dan Rohit Chand. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Pemain Persija Jakarta Marko Simic dan Rohit Chand. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta resmi melepas gelandangnya Jahongir Abdumuminov. Sebab, penampilan pemain Timnas Uzbekistan itu dianggap belum memuaskan sejak bergabung dengan Macan Kemayoran dua bulan lalu. Sebagai gantinya, Persija kembali merekrut Rohit Chand.

    "Jahongir kami lepas usai melakukan evaluasi," kata CEO Persija, Ferry Paulus, Sabtu, 23 Februari 2019.

    Baca: Transfer Liga 1: Persija Kontrak Penyerang Brasil Silvio Escobar

    Menurut Ferry, memanggil kembali Rohit Chand tak lepas dari keinginan pelatih kepala Ivan Kolev untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Jahongir. Adapun Rohit yang merupakan pemain Timnas Nepal tersebut mendapatkan kontrak dengan durasi semusim bersama dengan Persija.

    Rohit Chand merupakan pemain terbaik Liga 1 musim 2018. Dia mengantarkan Persija meraih trebel winner yaitu Piala Presiden, Liga 1, dan Boost Sportsfix Super Cup. Meski demikian, usai Liga 1 2018, pemain identik dengan nomor punggung 32 tak diperpanjang kontraknya oleh Gede Widiade, ketika masih menjadi direktur utama.

    Baca: Persija Jakarta Depak Tira Persikabo, Kolev Puji Heri Susanto

    Gede Widiade memilih Jahongir Abdumuminov menggantikan Rohit Chand. Namun, baru berseragam selama dua bulan, Jahongir diputus kontraknya oleh manajemen baru Persija.

    Selain Rohit Chand, Persija juga mendatangkan penyerang asing yang sedang berproses naturalisasi yaitu Silvio Escobar, eks Perseru Serui. Pemain asal Brasil ini diproyeksikan menjadi pengganti Marko Simic yang tengah tersandung masalah hukum di Australia atas tuduhan pelecehan seksual.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.